Tanjungtv.com — Tim Bedah Saraf RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Mataram mencatat tonggak penting dalam sejarah layanan kesehatan daerah. Untuk pertama kalinya, tim ini berhasil melaksanakan operasi craniotomy eksisi tumor otak menggunakan teknologi NeuroNavigation System, sistem pemandu digital berstandar internasional yang menjamin presisi tinggi dan keamanan maksimal bagi pasien.
Operasi berlangsung di RSUD Provinsi NTB dan dipimpin langsung oleh Tim Bedah Saraf RSUD NTB–FKIK Unram, terdiri dari:
Dr. dr. Bambang Priyanto, Sp.BS, Subsp.TB(K)
Dr. dr. Rohadi, Sp.BS, Subsp.N-Onk(K), SH, MH.Kes
dr. Surahman Hadi, Sp.BS, FIS
dr. Januarman, Sp.BS, M.Ked.Klin, FIS
Tim anastesi dipimpin dr. Hijrineli Sy, Sp.An, bersama perawat bedah dan tim teknis ruang operasi yang terlatih menangani kasus bedah saraf kompleks.
Teknologi Navigasi Otak 3D: Akurat Hingga di Bawah 1 Milimeter
Teknologi NeuroNavigation System memungkinkan tim dokter menavigasi struktur otak secara real-time berbasis pencitraan tiga dimensi (3D).
“Sistem ini memetakan posisi dan batas jaringan otak dengan tingkat ketelitian di bawah 1 milimeter. Hasilnya, operasi menjadi jauh lebih aman, risiko kerusakan jaringan sehat berkurang, dan pemulihan pasien berlangsung lebih cepat,” jelas Dr. dr. Rohadi, Selasa (11/11).
Dengan teknologi ini, RSUD Provinsi NTB kini sejajar dengan rumah sakit rujukan besar nasional dalam penerapan teknologi bedah saraf modern.
Didukung Peralatan Berstandar Internasional
Selain NeuroNavigation System, operasi ini juga menggunakan berbagai perangkat canggih, antara lain:
Mikroskop Operasi Resolusi Tinggi, untuk memperbesar struktur otak dan memastikan tindakan presisi tanpa merusak jaringan di sekitarnya.
Headpin (Head Clamp), alat yang menstabilkan kepala pasien agar tidak terjadi pergerakan sekecil apa pun selama pembedahan.
Cavitron Ultrasonic Surgical Aspirator (CUSA), perangkat ultrasonik yang menghancurkan jaringan tumor dan menyedotnya secara selektif tanpa merusak jaringan sehat.
High-Speed Drill, bor berkecepatan tinggi untuk membuka tulang tengkorak secara presisi dalam prosedur craniotomy.
“Dengan bantuan teknologi navigasi dan perangkat bedah modern, serta kolaborasi tim multidisiplin, operasi dapat dilakukan lebih aman, efektif, dan akurat,” ujar dr. Rohadi.
Langkah Besar Menuju Layanan Medis Kelas Dunia
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa RSUD Provinsi NTB telah memasuki era layanan kesehatan modern berbasis teknologi tinggi.
“Inilah komitmen kami menghadirkan inovasi kelas dunia demi pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat NTB,” tegas dr. Rohadi.
Dengan pencapaian ini, RSUD Provinsi NTB dan Universitas Mataram menegaskan peran strategisnya sebagai pusat rujukan dan pengembangan keahlian bedah saraf di kawasan Indonesia Timur.















