Pemda KLU Dorong Desa Berbasis Data Lewat Program “Desa Cantik”

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com — Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) mulai menata arah pembangunan desa berbasis data melalui program Desa Cantik (Cinta Statistik).
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) KLU dengan Badan Pusat Statistik (BPS), yang bertujuan meningkatkan kemampuan desa dalam mengelola dan memanfaatkan data sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Kegiatan peluncuran program digelar 11 November 2025 di Tanjung, diikuti oleh 43 desa se-KLU. Inisiatif nasional BPS ini kini diperkuat lewat sinergi pemerintah daerah guna mempercepat implementasi Satu Data Indonesia di tingkat lokal.

banner 325x300

Bangun Budaya Sadar Data di Desa

Kepala Diskominfo KLU Khairul Anwar mengatakan, tata kelola data yang baik menjadi fondasi penting bagi pembangunan yang efektif dan tepat sasaran.

“Data yang valid menjadi dasar pengambilan keputusan. Melalui Desa Cantik, kami ingin aparatur desa memiliki kemampuan dalam pengelolaan data statistik agar perencanaan pembangunan lebih terukur dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu (12/11).

Program ini tak hanya berupa pelatihan teknis, tetapi juga membangun budaya sadar data di kalangan pemerintah desa.

Kepala Bidang Persandian dan Statistik Diskominfo KLU Sukardin menambahkan, salah satu hasil utama dari kegiatan ini adalah penerbitan Profil Desa oleh masing-masing peserta. Dokumen tersebut berisi data statistik dasar serta informasi tematik seperti data stunting dan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di setiap desa.

“Harapannya, profil desa ini menjadi rujukan utama dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan di tingkat desa,” jelasnya.

Latihan Praktis dan Pemanfaatan Aplikasi Statistik

Selama pelaksanaan, peserta dibekali materi beragam — mulai dari konsep statistik dasar, tata kelola data, penggunaan aplikasi statistik, hingga praktik penyusunan profil desa berbasis data.

Sukardin menilai kegiatan ini krusial karena selama ini banyak data desa yang belum dimanfaatkan secara optimal.

“Dengan adanya pelatihan ini, desa bisa lebih mandiri dan akurat dalam menyajikan data potensi wilayahnya,” katanya.

Menuju Desa Cerdas dan Transparan

Program Desa Cantik diharapkan menjadi tonggak penting bagi Lombok Utara dalam mewujudkan desa cerdas, transparan, dan berbasis bukti (evidence-based policy). Dengan pengelolaan data yang baik, kebijakan di tingkat desa tidak lagi bersandar pada perkiraan, melainkan pada bukti yang terukur.

“Kita ingin dari data lahir aksi nyata. Desa tidak hanya menjadi penerima program, tetapi juga penghasil informasi yang bisa menggerakkan pembangunan,” tutur Khairul Anwar.

Sementara itu, Kepala BPS KLU Isa Ansori menegaskan bahwa melalui program ini, setiap desa diharapkan dapat mandiri dalam mengumpulkan, mengolah, dan mempublikasikan data pembangunan.

“Dengan adanya Desa Cantik, setiap desa diharapkan mampu menyediakan data yang berkualitas, lengkap, dan berkesinambungan,” ujarnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *