Pemda KLU Fokus Benahi Sistem Pelayanan RSUD Usai Kasus Bayi Meninggal, Investigasi Internal Hampir Rampung

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Kasus meninggalnya seorang bayi di RSUD Kabupaten Lombok Utara (KLU) pada Oktober lalu menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan kesehatan. Tim investigasi khusus yang dibentuk Pemda KLU kini tengah menuntaskan pemeriksaan internal, yang disebut sebagai langkah krusial untuk meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit daerah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan KLU, dr. Lalu Bahrudin, mengungkapkan bahwa proses penelusuran ulang alur layanan masih berlangsung. Tim memeriksa setiap tahapan, mulai dari pelayanan di Unit Gawat Darurat (UGD), proses persalinan, hingga keterlibatan dokter spesialis.

banner 325x300

“Saya tinggal menunggu hasilnya dari teman-teman rumah sakit. Seluruhnya diperiksa siapa yang ikut berperan dalam kasus itu, mulai dari UGD, persalinannya, bahkan sampai ke dokter spesialis,” ujarnya, Sabtu (15/11).

Tim investigasi beranggotakan para ahli kesehatan, akademisi, hingga pakar kebijakan publik. Keberadaan tim ini dinilai penting untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai kualitas pelayanan RSUD KLU serta mendeteksi titik rawan yang berpotensi memicu insiden serupa.

“Laporannya nanti akan menjadi bahan kami untuk menyampaikan laporan resmi ke Kementerian Kesehatan. Ini bukan hanya untuk mengetahui penyebab, tetapi untuk memperbaiki sistem,” tegas Bahrudin.

Ia menjelaskan, proses investigasi memerlukan waktu tiga hingga empat pekan karena tim harus mengurai banyak aspek teknis dan prosedural. Selain menyusun ulang kronologi medis, tim juga menelaah kemungkinan kelemahan dalam SOP atau alur pelayanan yang perlu diperbaiki.

“Kita hanya investigasi dari pihak internal saja. Di mana kira-kira ada faktor kelalaian atau kesalahan, itu yang kami telusuri. Langkah ini untuk memastikan pelayanan ke depan lebih baik,” jelasnya.

Dinas Kesehatan juga telah melakukan koordinasi dengan seluruh jajaran RSUD, mulai dari direktur, kabid dan kasi pelayanan, dokter spesialis, hingga tenaga medis yang bertugas di IGD saat kejadian. Bahrudin berharap hasil final investigasi dapat dirampungkan dalam satu hingga dua pekan ke depan.

“Tim sedang bekerja, mudah-mudahan dalam minggu ini atau dua minggu ke depan hasilnya sudah ada,” tutupnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *