Sekolah Rakyat Gumantar Masuki Fase Lelang, Pintu Pendidikan Gratis Kian Dekat

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Lombok Utara memasuki fase penentuan. Proyek pendidikan yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin ini kini tengah menjalani proses lelang, yang ditargetkan tuntas pada awal Desember dengan penetapan pemenang sekaligus penandatanganan kontrak kerja.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) KLU, Fathurrahman, mengatakan bahwa sembari proses lelang berlangsung, pihaknya tengah melengkapi dokumen pendukung seperti UKL-UPL dan izin mendirikan bangunan. Di lapangan, masih terdapat tanaman milik warga yang perlu ditertibkan sebelum pengerjaan dimulai.

banner 325x300

“Awal Desember lahan harus bersih karena peletakan batu pertama dijadwalkan pada pertengahan Desember,” ujarnya.

Kontrak kerja diproyeksikan mulai berjalan awal Desember dengan durasi pengerjaan sekitar tujuh bulan. Jika sesuai rencana, pembangunan fisik akan rampung Juli 2026, sehingga sekolah dapat mulai beroperasi untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Bahkan proses rekrutmen siswa diperkirakan sudah bisa dimulai pada Januari 2026.

Target peserta didik adalah anak-anak dari keluarga miskin yang berada pada desil 1 dan 2 berdasarkan data BPS. Verifikasi lapangan akan dilakukan untuk memastikan ketepatan sasaran. Namun demikian, petunjuk teknis terkait mekanisme penerimaan siswa masih menunggu pedoman resmi dari pemerintah pusat.

Sekolah Rakyat di Lombok Utara dibangun di atas aset Pemda seluas 6,7 hektare di Desa Gumantar. Kawasan ini dirancang sebagai lembaga pendidikan terintegrasi dengan tiga jenjang sekaligus, lengkap dengan asrama, sarana olahraga, ruang ibadah, dapur, kantin, hingga fasilitas pendukung lainnya.

Kepala Dinas Dikbudpora Lombok Utara, Muhammad Najib, menegaskan bahwa pihaknya siap mengambil alih pengelolaan teknis pendidikan setelah bangunan selesai. “Begitu fisik tuntas, seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan akan diserahkan kepada kami,” tegasnya.

Dengan berbagai persiapan yang berjalan paralel, proyek Sekolah Rakyat ini diharapkan menjadi terobosan penting dalam memperluas akses pendidikan bagi warga kurang mampu di Lombok Utara sekaligus menghadirkan model pendidikan terpadu yang lebih inklusif.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *