Tanjungtv.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lombok Utara menunjukkan bahwa kepedulian tidak harus menunggu momentum besar. Pada Kamis, 4 Desember, para kader yang dikoordinir langsung oleh Pengurus Cabang menjadikan perempatan Pemenang sebagai “mimbar kemanusiaan”, menggelar aksi galang donasi untuk korban bencana alam di Sumatera.
Aksi yang dilakukan di tengah mobilitas masyarakat ini bukan sekadar rutinitas organisasi, tetapi manifestasi nyata dari nilai dasar pergerakan PMII, khususnya Hablumminannas. Para kader turun langsung ke jalan, menyodorkan kotak donasi sebagai simbol kontribusi sekaligus seruan bahwa kemanusiaan adalah tanggung jawab bersama.
Ketua PC PMII KLU Sopyan Hakiki, menjelaskan bahwa aksi ini adalah panggilan nurani yang tak bisa ditunda.
“Misi kemanusiaan adalah kewajiban bagi kita untuk memberi manfaat bagi mereka yang membutuhkan. Sebagai kader PMII, kami menjalankan nilai-nilai pergerakan itu dengan turun langsung membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” tegasnya.
Tidak berhenti pada satu titik, program galang dana ini dirancang berlangsung selama tiga hari. Ketua Kopri PMII KLU, Mawaddah Lestari, menyebutkan bahwa lokasi penggalangan dana akan berpindah agar jangkauan solidaritas semakin luas.
“Pertama di perempatan Pemenang, kemudian Sabtu di Rest Area Patung Kuda, dan Minggu pada kegiatan Car Free Day (CFD) di Tanjung,” jelasnya.
Selain turun ke lapangan, PMII KLU juga memaksimalkan ruang digital dengan membuka kanal donasi melalui media sosial resmi mereka, baik di Facebook maupun Instagram. Dengan begitu, masyarakat yang tidak sempat berdonasi secara langsung tetap dapat berpartisipasi.
Sekretaris PMII Lombok Utara, Lalu Ahmad Atam Kuswari, menegaskan bahwa aksi ini diharapkan menjadi pemantik bagi organisasi lain untuk turut bergerak.
“Kami berharap masyarakat maupun organisasi-organisasi di Lombok Utara bisa ikut berpartisipasi. Kita pernah merasakan duka yang sama pada 2018 lalu ketika gempa mengguncang daerah kita,” ujarnya.
Melalui aksi galang dana ini, PMII Lombok Utara berharap dapat meringankan beban masyarakat di Sumatera, khususnya di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh
, yang tengah menghadapi ujian berat akibat bencana. Solidaritas yang dibangun dari Lombok Utara menjadi bukti bahwa empati tidak memiliki batas wilayah.















