Sekretariat DPRD NTB Dikebut Jadi Pusat Aktivitas Dewan Pascakebakaran

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Pascakebakaran saat demonstrasi 30 Agustus lalu, gedung sekretariat DPRD NTB kini menjadi tumpuan utama aktivitas dewan. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pun mempercepat rehabilitasi total bangunan tiga lantai tersebut agar dapat segera menunjang kinerja DPRD.

Rehabilitasi dilakukan menyeluruh, mulai dari pengecatan ulang bagian dalam dan luar gedung, perbaikan pilar, lorong, tangga, atap, hingga fasilitas pendukung seperti toilet. Papan nama kantor juga dicopot untuk diganti dengan yang baru.

banner 325x300

“Pengecatan total dilakukan di bagian dalam dan luar gedung. Pokoknya rehabilitasi total,” ujar Kepala Bagian Umum dan Humas Sekretariat DPRD NTB Muhammad Erwan, kemarin (12/12).

Pantauan di lokasi, para pekerja tampak mengebut perbaikan. Tembok yang menghitam akibat kobaran api telah dicat ulang sehingga tampilan gedung kembali bersih. Sejumlah bagian struktur yang mengalami kerusakan juga diperbaiki untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna gedung.

Gedung sekretariat yang sebelumnya digunakan sebagai kantor ASN DPRD kini beralih fungsi menjadi pusat kegiatan dewan sehari-hari. Di dalamnya telah dibangun lima ruang rapat darurat untuk menunjang rapat komisi dan alat kelengkapan dewan (AKD).

“Dari hasil asesmen Kementerian PU, gedung sekretariat ini tidak perlu dibangun ulang. Cukup diperbaiki saja,” jelas Erwan.

Perbaikan gedung sekretariat ditargetkan rampung hingga akhir Desember tahun ini dengan total anggaran sekitar Rp 3 miliar dari Kementerian PU. Tahun ini menjadi tahap pertama rehabilitasi, dan akan dilanjutkan pada tahun depan jika masih diperlukan.

Sementara itu, kondisi gedung utama DPRD NTB dinyatakan rusak berat. Bahkan, hasil asesmen terbaru menemukan adanya kemiringan konstruksi di sisi utara gedung yang berpotensi membahayakan pegawai. Akibatnya, area sekitar pilar gedung masih dipasangi police line dan dilarang dilintasi.

Karena tingkat kerusakan yang parah, gedung utama DPRD NTB direncanakan untuk dihancurkan pada 2026 dan dibangun ulang. Sekretariat DPRD NTB saat ini tengah berkoordinasi dengan BPKAD NTB untuk proses penghapusan aset gedung lama.

Sekretaris DPRD NTB Hendra Saputra mengatakan, kerusakan gedung dewan bukan semata akibat kebakaran, tetapi juga dampak gempa Lombok 2018 yang belum pernah tertangani.

“Gempa dulu belum sempat diperbaiki, ditambah lagi kebakaran, sehingga memperparah kondisi pilar-pilar gedung,” ujarnya.

Hendra menyampaikan apresiasi atas respons cepat Kementerian PU dalam menangani fasilitas publik yang terdampak. Menurutnya, percepatan rehabilitasi gedung sekretariat sangat penting agar roda kerja DPRD NTB tetap berjalan optimal.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *