Peremajaan Kakao 1.000 Hektare, Lombok Utara Siapkan Generasi Baru Petani Produktif

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Upaya menghidupkan kembali kejayaan kakao di Lombok Utara mulai menunjukkan langkah konkret. Petani kakao di daerah ini mendapatkan bantuan bibit peremajaan dari Kementerian Pertanian (Kementan) yang menyasar lahan seluas 1.000 hektare di seluruh kecamatan.

Program ini menjadi angin segar bagi petani, mengingat sebagian besar tanaman kakao yang ada saat ini telah berusia lebih dari 30 tahun dan tidak lagi produktif. Peremajaan dinilai sebagai kunci untuk menjaga keberlanjutan komoditas kakao sekaligus meningkatkan pendapatan petani dalam jangka panjang.

banner 325x300

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Lombok Utara, Tresnahadi, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan jawaban atas kondisi riil di lapangan. Banyak kebun kakao yang produksinya terus menurun akibat usia tanaman yang sudah terlalu tua.

“Tanaman kakao kita memang sudah waktunya diremajakan. Kalau tidak, produktivitas akan terus menurun dan petani yang paling terdampak,” ujarnya.

Selain bibit, bantuan yang disalurkan juga dilengkapi dengan pupuk dan obat-obatan untuk menunjang pertumbuhan tanaman baru. Tresnahadi memastikan seluruh bibit telah didistribusikan kepada petani dan dilaporkan secara resmi sesuai ketentuan.

Menariknya, dalam proses peremajaan ini, tanaman kakao lama tidak langsung dimusnahkan. Pohon-pohon tua tetap dipertahankan sementara waktu untuk melindungi bibit baru dari paparan sinar matahari berlebih dan gangguan lingkungan lainnya.

Program peremajaan kakao ini bukan yang pertama diterima Lombok Utara. Namun, alokasi 1.000 hektare kali ini dinilai strategis karena mencakup seluruh wilayah kecamatan. Bantuan tersebut merupakan hasil usulan DKP3 Lombok Utara melalui program Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) kepada pemerintah pusat.

Dengan peremajaan ini, pemerintah daerah berharap kakao Lombok Utara kembali menjadi komoditas unggulan yang mampu bersaing dan menopang perekonomian petani secara berkelanjutan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *