Bermodal 10 Event, Ratusan Peluang Bisnis di tahun 2025 , Pariwisata Lombok Utara Kian Bergairah

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dalam memperkuat pemasaran pariwisata dan branding daerah terus menunjukkan hasil positif. Sepanjang tahun 2025, berbagai event unggulan berhasil digelar dan bahkan menembus panggung nasional, memperkuat posisi Lombok Utara sebagai destinasi pariwisata berdaya saing.

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Utara, Denda Dewi Tresna Budiastuti, menyampaikan bahwa salah satu capaian membanggakan adalah masuknya Gili Festival 2025 dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2025 yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

banner 325x300

“Masuknya Gili Festival dalam KEN 2025 merupakan pengakuan nasional atas kualitas event pariwisata Lombok Utara. Ini membuktikan bahwa event daerah kita memiliki daya tarik dan nilai jual yang kuat,” ujar Denda.

Selain itu, Lombok Utara juga mencatat prestasi di tingkat nasional melalui sektor desa wisata. Pada tahun 2025, Desa Wisata Senaru berhasil meraih satu nominasi penghargaan nasional, menegaskan peran desa wisata sebagai pilar penting pengembangan pariwisata berkelanjutan.

“Desa Wisata Senaru menjadi contoh bagaimana pariwisata berbasis masyarakat mampu berkembang tanpa meninggalkan nilai budaya dan kelestarian lingkungan,” jelasnya.

Denda menambahkan, strategi pemasaran pariwisata Lombok Utara tidak hanya bertumpu pada promosi, tetapi juga pada penguatan jejaring bisnis. Hal ini tercermin dari terselenggaranya kegiatan business matching yang melibatkan 22 seller dan 44 buyer, serta menghasilkan 124 potensi transaksi di sektor pariwisata.

“Business matching ini menjadi jembatan antara pelaku usaha lokal dengan pasar yang lebih luas. Kami ingin pelaku wisata benar-benar merasakan dampak ekonomi dari setiap kegiatan promosi,” katanya.

Sepanjang tahun 2025, Dinas Pariwisata Lombok Utara juga sukses menggelar 10 event daerah, di antaranya Lombok Coffeeland, Parade Budaya, Gili Festival & Mandi Safar, Pameran Pembangunan, Mulud Adat, Sail Indonesia, Pemilihan Teruna Dedara, Gawe Beleg, hingga Sasak Fest. Ragam event ini dinilai efektif dalam memperkuat identitas budaya sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan.

Menurut Denda, konsistensi penyelenggaraan event menjadi bagian penting dalam membangun citra positif Lombok Utara sebagai destinasi yang hidup, beragam, dan kaya budaya.

“Event bukan hanya tontonan, tapi juga alat branding daerah. Melalui event, kita memperkenalkan budaya, alam, dan keramahan masyarakat Lombok Utara kepada dunia,” tegasnya.

Dengan capaian tersebut, Dinas Pariwisata Lombok Utara optimistis strategi pemasaran dan branding yang dijalankan akan semakin berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan dan pertumbuhan ekonomi daerah di tahun-tahun mendatang.

“Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan pelaku usaha, komunitas, dan pemerintah pusat agar pariwisata Lombok Utara semakin dikenal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” pungkas Denda.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *