Inovasi PJU di KLU: Skema KPBU Jadi Solusi Cerdas untuk Penerangan Berkualitas dan Anggaran Efisien

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik, salah satunya melalui optimalisasi Penerangan Jalan Umum (PJU). Untuk mewujudkan hal ini, Pemda KLU mengembangkan pendekatan yang inovatif dan strategis dengan mengadopsi skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Bupati KLU, Dr. H. Najmul Akhyar, S.H., M.H., menyampaikan bahwa skema KPBU dipilih sebagai solusi terbaik untuk mempercepat perbaikan dan perluasan jaringan PJU secara berkelanjutan, sekaligus menjaga efisiensi anggaran daerah.

banner 325x300

“Konsep yang kita terapkan adalah pola KPBU. Skema ini memungkinkan percepatan pembangunan tanpa membebani APBD secara langsung, karena pemerintah bekerja sama dengan mitra usaha,” jelas Bupati Najmul Akhyar, Selasa (4/11/2025).

Pilihan pada skema KPBU diambil setelah mengkaji keberhasilan implementasi di beberapa daerah, seperti Kota Madiun, serta mempertimbangkan efektivitas dan efisiensinya bagi kepentingan publik. Skema ini dinilai sejalan dengan visi KLU sebagai destinasi wisata unggulan yang memprioritaskan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat serta wisatawan.

“Dengan KPBU, kita membayar berdasarkan hasil, yaitu jumlah lampu yang berfungsi dengan baik. Ini menciptakan efisiensi anggaran dan sekaligus menjamin kualitas layanan,” tambah Najmul.

Ia menekankan bahwa PJU yang andal bukan hanya urusan estetika, tetapi juga bagian dari komitmen terhadap keamanan publik dan akuntabilitas pengelolaan anggaran. Skema ini juga diharapkan meningkatkan responsivitas perbaikan, karena pemeliharaan menjadi tanggung jawab mitra usaha, sehingga gangguan pada PJU dapat ditangani lebih cepat tanpa menunggu proses anggaran tahunan.

Bupati telah menginstruksikan Dinas Perhubungan untuk segera mempersiapkan proses administrasi yang diperlukan, dimulai dengan penyusunan Studi Kelayakan yang komprehensif. Studi ini akan memetakan kebutuhan riil di seluruh wilayah, termasuk ketiga kawasan objek wisata unggulan KLU.

“Dengan langkah strategis ini, kami berharap pembaruan sistem PJU dapat terwujud pada tahun 2026, membawa dampak positif bagi masyarakat dan mendukung percepatan pembangunan daerah,” pungkas Najmul Akhyar.

Langkah Pemda KLU ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengadopsi pembiayaan inovatif untuk meningkatkan infrastruktur publik, menjadikan Lombok Utara lebih terang, aman, dan nyaman bagi semua.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *