Tanjungtv.com — Dampak cuaca ekstrem kian terasa bagi nelayan di Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung. Aktivitas melaut yang terbatas membuat pendapatan mereka menurun drastis. Kondisi ini mendorong pemerintah menyalurkan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada 91 nelayan, kemarin (10/2).
Kepala Desa Sigar Penjalin, Zawil Fadli, mengatakan bantuan tersebut menjadi bentuk perlindungan sosial bagi warga pesisir yang terdampak langsung oleh perubahan cuaca. Menurutnya, nelayan merupakan kelompok yang paling rentan saat musim ekstrem karena kehilangan sumber penghasilan utama.
“Cuaca yang tidak menentu membuat nelayan kesulitan melaut. Bantuan ini menjadi penopang agar kebutuhan pangan keluarga tetap terpenuhi,” ujarnya.
Zawil menjelaskan, siklus cuaca ekstrem yang terjadi pada bulan-bulan tertentu selalu membawa dampak ekonomi bagi masyarakat pesisir. Saat aktivitas melaut menurun, otomatis pemasukan keluarga ikut tertekan.
Ia berharap program bantuan beras CPP dapat terus berlanjut dan masuk dalam agenda rutin pemerintah, khususnya pada periode cuaca buruk. “Dengan keberlanjutan bantuan, masyarakat nelayan tidak terlalu terpukul secara ekonomi,” katanya.
Pemerintah desa memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara merata dan tepat sasaran berdasarkan data penerima yang telah diverifikasi. Melalui bantuan ini, diharapkan beban hidup nelayan dapat berkurang sembari menunggu kondisi cuaca kembali normal.















