TANJUNG – Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Utara menunjukkan kesiapan maksimal dalam mendukung kelancaran Deklarasi Peradaban Kurma Dunia yang digelar di Alun-alun Dayan Gunung, Jumat (20/02/2026). Penjagaan dan pengaturan lalu lintas bahkan telah dipersiapkan sejak satu hari sebelum kegiatan berlangsung atas instruksi langsung Kepala Dinas Perhubungan KLU, Iwan Maret Asmara.
Sejak Kamis (19/02/2026), tim Dishub KLU telah diterjunkan untuk melakukan pemetaan titik rawan kemacetan, pengaturan jalur parkir, serta rekayasa arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan yang dipadati peserta dari berbagai OPD dan pemangku kepentingan daerah.
Kadis Perhubungan KLU, Iwan Maret Asmara, menegaskan bahwa langkah pengamanan dan pengaturan ini merupakan bagian dari komitmen Dishub dalam memastikan kegiatan besar daerah berjalan tertib, aman, dan lancar tanpa mengganggu mobilitas masyarakat.
Menurutnya, kegiatan deklarasi yang menghadirkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan berbagai stakeholder tentu berpotensi menimbulkan kepadatan kendaraan jika tidak diantisipasi sejak dini. Karena itu, koordinasi internal dilakukan lebih awal agar seluruh personel memahami tugas di lapangan.
Petugas Dishub ditempatkan di sejumlah titik strategis mulai dari akses masuk Alun-alun Dayan Gunung, jalur utama Tanjung, hingga area kantong parkir untuk mengurai kepadatan kendaraan yang datang secara bersamaan.
Selain pengaturan lalu lintas, Dishub juga melakukan pengawasan terhadap ketertiban parkir dan akses keluar-masuk kendaraan tamu undangan guna menghindari penumpukan kendaraan di sekitar pusat kegiatan deklarasi.
Kegiatan Deklarasi Peradaban Kurma Dunia sendiri secara resmi dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dan dihadiri oleh seluruh OPD serta berbagai pemangku kepentingan daerah lainnya. Momentum ini menjadi salah satu agenda strategis daerah yang menyedot perhatian luas.
Dalam sambutannya, Bupati Lombok Utara menegaskan bahwa pengembangan kurma di daerah memiliki prospek besar, didukung oleh kondisi geografis Lombok Utara yang dinilai cocok serta dukungan dari BRIDA dan BRIN dalam aspek riset dan inovasi.
“Iklim tropis kita di Lombok Utara sangat mendukung. Kita bangun optimisme dengan memanfaatkan lahan kering sebagai potensi dan peluang,” tegas Bupati dalam kesempatan tersebut.
Ia juga menyampaikan rencana penanaman kurma di berbagai kantor pemerintahan dan sekolah sebagai langkah awal menjadikan kurma sebagai ikon baru Lombok Utara, disertai pembinaan kepada petani serta dukungan teknologi dan pemasaran dari pemerintah daerah.
Dengan penjagaan yang telah dipersiapkan sejak H-1, Dishub KLU dinilai berhasil menjaga kelancaran arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung. Kadis Perhubungan Iwan Maret Asmara berharap pola pengamanan terpadu ini dapat terus diterapkan pada setiap agenda besar daerah demi menciptakan kenyamanan, keselamatan, dan ketertiban transportasi di Kabupaten Lombok Utara.















