TANJUNGTV.COM–Upaya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat dan merata bagi masyarakat wilayah timur Kabupaten Lombok Utara (KLU) kian menunjukkan titik terang. Pemerintah daerah kini tengah berpacu menuntaskan berbagai dokumen teknis sebagai syarat pembangunan RSUD Tipe D di Kecamatan Bayan.
Rapat percepatan kelengkapan dokumen pendukung pembangunan rumah sakit tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar. Fokus utama pembahasan tertuju pada penyempurnaan master plan yang menjadi dokumen kunci dalam penilaian kesiapan proyek oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
Pembangunan RSUD Tipe D di Bayan dinilai strategis, mengingat selama ini masyarakat wilayah timur KLU masih harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan layanan medis rujukan. Kehadiran rumah sakit baru diharapkan memangkas waktu tempuh pasien serta mempercepat penanganan kegawatdaruratan.
Ketua Komisi III DPRD Lombok Utara, Sutranto, menjelaskan bahwa pemerintah daerah sebelumnya telah mengajukan lima proposal pembangunan infrastruktur ke pemerintah pusat. Dari sejumlah usulan tersebut, rencana pembangunan RSUD wilayah timur mendapatkan respons positif.
Menurutnya, secara prinsip anggaran pembangunan telah siap dialokasikan. Namun, pemerintah daerah diwajibkan melengkapi seluruh dokumen administratif dan teknis sebagai bagian dari readiness criteria yang ditetapkan Kementerian PU.
“Ini peluang besar bagi Lombok Utara. Tinggal bagaimana kita memastikan seluruh dokumen teknis, terutama master plan dan DED, segera rampung,” ujarnya.
RSUD Tipe D Bayan direncanakan berdiri di atas lahan seluas sekitar 2,8 hektare. Selain memperkuat akses layanan kesehatan masyarakat, pembangunan rumah sakit ini juga menjadi bagian dari strategi peningkatan kelas RSUD Lombok Utara di Tanjung. Regulasi mengharuskan adanya fasilitas penunjang lain di wilayah kabupaten sebagai syarat peningkatan klasifikasi rumah sakit induk.
Dalam rapat tersebut terungkap bahwa sebagian besar dokumen administratif telah tersedia. Namun dokumen teknis seperti Detail Engineering Design (DED), laporan perencanaan teknis, serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) masih dalam tahap penyempurnaan.
Nilai kebutuhan anggaran pembangunan RSUD Tipe D Bayan diperkirakan mencapai Rp105 miliar. Angka ini mencerminkan besarnya komitmen untuk menghadirkan fasilitas kesehatan yang representatif dan berstandar nasional di wilayah timur KLU.
Jika seluruh persyaratan dapat segera dituntaskan, pembangunan RSUD Bayan bukan hanya menjadi proyek fisik semata, tetapi simbol pemerataan layanan kesehatan dan langkah konkret meningkatkan kualitas hidup masyarakat Lombok Utara.















