Tanjungtv.com — Kesepakatan kerja sama antara PT. Sanindo Pangan Rinjani (SPR) dan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur resmi diumumkan, menandai era baru dalam pengembangan industri porang di wilayah ini. Kerjasama strategis ini tidak hanya bertujuan mengoptimalkan potensi pertanian porang yang telah berkembang, tetapi juga menghadirkan dampak ekonomi besar bagi masyarakat lokal melalui sentra industri pengolahan porang di Lombok Timur.
Industri Porang Berkelanjutan di Lombok Timur
Melalui kesepakatan ini, PT. Sanindo Pangan Rinjani akan mengelola Sentra Industri Porang yang mencakup seluruh rantai produksi, dari pengolahan bahan baku hingga distribusi produk akhir. Dalam pernyataannya, Direktur Utama PT. SPR, Dhian Rahardian, menegaskan bahwa pabrik ini mampu mengolah sekitar 50 ton porang basah per hari, menghasilkan sekitar 12 ton tepung porang kering yang berkualitas tinggi. Dengan kapasitas mesin yang besar, pabrik ini diproyeksikan akan beroperasi 29 hari setiap siklus produksi, membutuhkan bahan baku sebanyak 1.450 ton.
Potensi Porang Lombok Timur yang Unggul
“Porang yang ditanam di Lombok memiliki kualitas unggul dibandingkan dengan daerah lain. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi geografis dan kesuburan tanah yang sangat mendukung pertumbuhan tanaman porang,” ungkap Dhian Rahardian. Ia menambahkan bahwa PT. SPR akan mengutamakan penggunaan bahan baku lokal dari petani di Lombok Timur. Namun, jika kebutuhan bahan baku tidak mencukupi, suplai tambahan akan didatangkan dari luar daerah. “Kami berkomitmen memberdayakan petani lokal sebagai upaya meningkatkan ekonomi masyarakat setempat,” tambah Dhian.
Target Operasional dan Ekspansi Produksi
Dhian juga menyatakan bahwa PT. SPR siap meningkatkan kapasitas produksi jika diperlukan, dengan menambah mesin pengolah yang mampu mengolah hingga 75 ton porang basah per hari. “Pabrik ini akan beroperasi selama enam bulan setiap siklus, menyesuaikan dengan musim panen porang di Lombok Timur,” jelasnya. Siklus ini memberikan waktu bagi petani untuk menanam kembali porang, sehingga produksi dapat berlangsung secara berkelanjutan dan menjamin ketersediaan bahan baku yang stabil.
Dampak Positif bagi Ekonomi Lombok Timur
Penjabat Sekda Lombok Timur, H. Hasni, menyambut baik kerja sama ini dan menilainya sebagai langkah strategis untuk memanfaatkan aset daerah. “Sentra Industri Porang ini tidak hanya akan meningkatkan produktivitas para petani, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan,” ujar Hasni. Dengan adanya pabrik pengolahan ini, Hasni optimis bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Timur akan mengalami peningkatan signifikan. Saat ini, PAD dari sektor industri di Lombok Timur masih sekitar Rp 50 juta, namun dengan kerjasama ini, angka tersebut diharapkan melonjak drastis.
Industri Porang sebagai Pilar Ekonomi Daerah
Hasni menambahkan, kehadiran PT. Sanindo Pangan Rinjani diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah. “Kerja sama ini bukan hanya memberikan manfaat ekonomi bagi daerah, tetapi juga diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat posisi Lombok Timur sebagai sentra industri porang di Indonesia,” ungkapnya. Industri porang di Lombok Timur diharapkan dapat menjadi sektor unggulan, mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembukaan lapangan kerja baru.
Peningkatan Produktivitas dan Kesejahteraan Petani
Di sisi lain, para petani porang di Lombok Timur menyambut gembira kehadiran industri ini. Dengan jaminan pembelian hasil panen oleh PT. SPR, mereka optimis bahwa pendapatan mereka akan meningkat secara signifikan. “Kami melihat adanya potensi besar dari industri ini, yang akan mendukung produktivitas pertanian porang dan kesejahteraan petani,” kata salah satu perwakilan petani lokal. Dengan adanya pola produksi berkelanjutan yang diatur oleh PT. SPR, para petani juga mendapatkan kepastian mengenai masa panen dan pasar produk mereka.
Optimisme Terhadap Masa Depan Porang Lombok Timur
Dhian menutup dengan optimisme, menyatakan bahwa dukungan penuh dari Pemkab Lombok Timur dan masyarakat lokal akan memastikan keberhasilan industri ini. “Kami optimis bahwa operasional pabrik ini akan berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi semua pihak yang terlibat,” ujarnya.
Kerja sama strategis ini menjadi momentum penting bagi Lombok Timur untuk menempatkan diri sebagai pusat industri porang terkemuka di Indonesia. Dengan segala potensi yang dimiliki, baik dari segi alam maupun sumber daya manusia, Lombok Timur siap melangkah lebih jauh dalam memajukan sektor pertanian dan industri pengolahan porang.















