Djohan Sjamsu Tandatangani MoU Pinjaman Modal Tanpa Bunga untuk UMKM, Dorong Perekonomian Lombok Utara!

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com, 17 Oktober 2024 – Dalam langkah nyata untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, Bupati Lombok Utara, Djohan Sjamsu, resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Direktur Bisnis PD BPR NTB, Denda Suci Hartiani, terkait pinjaman modal tanpa bunga. Penandatanganan MoU ini dilaksanakan di Hotel Mina, dengan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting seperti Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan KLU, Haris Nurdin, serta Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Juan Carlos, dan beberapa Kepala Bagian Setda KLU.

MoU ini merupakan bagian dari kelanjutan kerja sama antara Pemda Lombok Utara dan PD BPR NTB yang telah berjalan sejak tahun 2022. Djohan Sjamsu menjelaskan bahwa ada beberapa penambahan dalam perjanjian kali ini untuk lebih menyempurnakan kerja sama yang sudah ada sebelumnya. “Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk membantu masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang kesulitan mendapatkan akses modal,” ujar Djohan.

banner 325x300

Pemda Lombok Utara telah menginisiasi program pinjaman modal tanpa bunga ini di tengah masa pandemi COVID-19, ketika banyak usaha masyarakat macet dan kehabisan modal. Melalui program ini, masyarakat hanya perlu mengembalikan pokok pinjaman, sementara bunga sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah daerah. “Ini adalah langkah nyata kami dalam membantu masyarakat yang ingin kembali mengembangkan usaha mereka,” lanjut Djohan.

Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan KLU, Haris Nurdin, menyebutkan bahwa program ini telah mendapatkan sambutan luar biasa dari para pelaku UMKM. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 832 pelaku UMKM telah mendapatkan manfaat dari program ini, dengan antrian waiting list yang masih panjang. “Tingginya antusiasme pelaku UMKM menunjukkan betapa pentingnya program ini bagi masyarakat,” kata Haris.

Untuk tahun ini, Pemda Lombok Utara telah menganggarkan Rp 2 miliar guna menyubsidi bunga pinjaman. Haris menyatakan bahwa apabila realisasi program ini berjalan baik, akan ada pengajuan tambahan anggaran untuk tahun depan. “Kami berharap seluruh dana yang sudah dianggarkan bisa terealisasi dengan baik hingga akhir tahun,” ujarnya.

Direktur Bisnis PD BPR NTB, Denda Suci Hartiani, menambahkan bahwa sejak dimulainya kerja sama ini, sebanyak 833 pelaku UMKM di Lombok Utara telah menerima bantuan modal. Mereka diberikan modal yang bervariasi, mulai dari Rp 3 juta hingga Rp 25 juta, tergantung dari kebutuhan usaha mereka. “Dengan bantuan ini, banyak UMKM yang berhasil bangkit dan mengembangkan usahanya kembali,” ungkap Denda.

Denda juga menjelaskan bahwa anggaran tahun ini sebesar Rp 2 miliar dibagi untuk dua cabang PD BPR di KLU, yaitu BPR Kayangan dan BPR Bayan, masing-masing sebesar Rp 1 miliar. Hingga saat ini, lebih dari 50 persen dana tersebut telah terealisasi, dan pihaknya optimis seluruhnya akan tersalurkan pada akhir tahun 2024.

Program pinjaman modal tanpa bunga ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Lombok Utara, khususnya dalam menggerakkan roda perekonomian melalui sektor UMKM. Dengan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan PD BPR NTB, perekonomian lokal diharapkan semakin tumbuh dan berkembang.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *