Tanjungtv.com – Program unggulan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Lombok Timur, yang dikenal dengan sebutan Lotim Berkembang, mencatatkan prestasi luar biasa! Program ini telah berhasil membuka akses modal perbankan bagi para peternak di Lombok Timur, dengan total nilai pinjaman yang difasilitasi hingga lebih dari Rp 100 miliar pada tahun 2022.
Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur, HM. Juaini Taofik, mengungkapkan prestasi ini pada pembukaan Pasar Keuangan Rakyat (PKR) yang berlangsung di Taman Rinjani Selong, sebagai bagian dari rangkaian acara Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2024 pada Jumat (18/10). Lotim Berkembang bahkan dinobatkan sebagai program TPAKD terbaik dalam kategori peternakan, membuat banyak pihak merasa bangga dan berharap program ini terus berlanjut.
“Lotim Berkembang telah membuka pintu bagi peternak dan UMKM untuk mendapatkan akses pembiayaan dari perbankan. Kami berharap program ini dapat berkembang lebih luas dan menyentuh lebih banyak sektor,” kata Juaini dalam sambutannya yang penuh semangat. Ia juga menekankan pentingnya literasi keuangan bagi masyarakat, yang kini semakin mengenal layanan perbankan berkat program tersebut.
Tak hanya menjadi angin segar bagi sektor peternakan, Lotim Berkembang juga membawa dampak positif bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Pemerintah daerah berharap program ini mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui akses keuangan yang lebih mudah dan luas. Juaini memberikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan seluruh lembaga keuangan yang telah berkolaborasi dalam keberhasilan program ini.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan adalah kunci kesuksesan dalam memperluas akses keuangan bagi masyarakat Lombok Timur. Terima kasih kepada OJK, BI, dan lembaga keuangan lainnya yang selalu mendukung,” tambah Juaini dengan penuh optimisme.
Program Lotim Berkembang juga menjadi pilar penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui inklusi keuangan. Tidak hanya berhenti pada penyediaan akses modal, program ini juga menjadi jembatan literasi keuangan yang membantu masyarakat lebih memahami layanan finansial modern. Dalam kesempatan tersebut, Juaini mengungkapkan harapannya agar program Lotim Berkembang terus berjalan dengan baik dan meningkatkan kualitas layanan bagi para peternak dan pelaku UMKM di masa mendatang.
Sementara itu, Kepala OJK NTB, Rudi Sulistyo, menegaskan bahwa literasi dan inklusi keuangan yang merata sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi daerah. “Inklusi keuangan yang baik akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Lombok Timur. Kami terus mendorong akselerasi literasi dan inklusi keuangan agar masyarakat semakin paham dan terlibat dalam produk keuangan yang tersedia,” ujar Rudi dengan penuh keyakinan.
Acara Pasar Keuangan Rakyat juga menjadi wadah edukasi bagi masyarakat untuk memahami pentingnya literasi keuangan. Rudi berharap kerja sama ini dapat terus memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Lombok Timur, khususnya dalam mempercepat akses keuangan bagi masyarakat yang selama ini terkendala modal.
Dengan segala capaian gemilangnya, Lotim Berkembang kini menjadi program unggulan yang diharapkan mampu terus menopang pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. “Kami akan terus bergerak untuk membangun ekonomi Lombok Timur yang lebih maju dan mandiri,” tutup Juaini dengan penuh harapan.















