Tanjungtv.com – Pemkot Mataram mulai memanfaatkan eks Bandara Selaparang, Rembiga, sebagai pusat kegiatan yang menarik perhatian warga. Setelah resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Angkasa Pura I, area eks bandara yang pernah menjadi pintu gerbang udara pertama di NTB kini dirancang untuk berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Salah satu tong
Festival UMKM, Agenda Baru yang Menghidupkan Eks Bandara Selaparang
Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, Cahya Samudra, Mee
Setiap pekan, UMKM diundang untuk meramaikan acara ini, sementara perputaran ekonomi di acara tersebut pun mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Perputaran uang mencapai jutaan rupiah di setiap pelaksanaan festival, yang mee
Kolaborasi OPD, Kunci Sukses Festival
Terkait dengan anggaran dan pelaksanaan Festival UMKM, Cahya menekankan pentingnya kolaborasi antara Dinas Pariwisata dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. Misalnya, tenda untuk UMKM disediakan oleh Dinas Perdagangan, penerangan oleh Dinas Perkim, dan pengaturan pedagang oleh pedagang
Selain itu
**Semut
Pelak
Tidak hanya itu, pemkot berharap kegiatan ini bisa memancing pelaku usaha lain untuk ikut meramaikan area eks bandara, menjadikannya pusat ekonomi baru di Kota Mataram. “Kegiatan seperti ini bertujuan untuk membuat eks Bandara Selaparang semakin hidup dan dilirik oleh masyarakat,” jelasnya.
Beragam Kegiatan Akan Meramaikan Eks Bandara Selaparang
Selain Festival UMKM, eks Bandara Selaparang telah direncanakan menjadi lokasi untuk beragam kegiatan lainnya. Mulai dari Festival Mandalika yang digelar dalam rangka menyambut MotoGP Mandalika beberapa waktu lalu, hingga rencana Jambore Kecamatan Selaparang dan Eks Bandara Karnival yang akan menggandeng berbagai komunitas pemuda seperti karang taruna.
Pemanfaatan lahan eks Bandara Selaparang ini tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi upaya Pemkot Mataram untuk menambah destinasi wisata baru di Kota Mataram. “Kami berharap ke depannya, eks Bandara Selaparang bisa menjadi pusat kegiatan masyarakat dan wisatawan, sehingga mampu berkontribusi dalam memajukan perekonomian lokal,” pungkas Cahya.
Dengan terus bertambahnya kegiatan di eks Bandara Selaparang, Pemkot Mataram berharap area ini akan menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi kreatif dan budaya yang tidak hanya menggeliatkan usaha kecil menengah, tetapi juga menjadi magnet wisata baru bagi masyarakat luas.















