Tanjungtv.com – Penyeberangan dari Pelabuhan Bangsal menuju Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air tetap beroperasi meskipun cuaca ekstrem melanda wilayah tersebut. Sementara itu, kapal cepat tujuan Bali harus tertahan hingga kondisi membaik. Keputusan ini diambil untuk memastikan keselamatan penumpang dan menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Sekretaris Koperasi Karya Bahari (KKB), Muludin, memastikan bahwa aktivitas penyeberangan ke tiga gili masih dibuka demi melayani wisatawan, pekerja, dan warga yang memiliki keperluan di kepulauan tersebut. Namun, kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama. Jika hujan deras disertai angin kencang, kapal tidak akan dipaksakan berlayar hingga kondisi memungkinkan.
Penurunan jumlah penumpang juga menjadi konsekuensi dari cuaca buruk ini. Jika pada hari biasa penyeberangan bisa mencapai 100 kali dalam sehari, kini hanya tersisa sekitar 15-30 kali. Situasi ini diperburuk oleh faktor awal tahun yang memang cenderung lebih sepi. Meski begitu, operator kapal tetap memegang prinsip keselamatan sebagai hal yang tidak bisa ditawar.
Setiap kapal wajib dilengkapi dengan perlengkapan keselamatan seperti pelampung dan alat pendukung lainnya. Awak kapal juga mendapat instruksi untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi ombak besar yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Para wisatawan yang ingin menyeberang diminta untuk memahami kondisi cuaca sebelum memutuskan berlayar, terutama saat angin kencang dan hujan deras melanda perairan Lombok.
Keputusan untuk menunda kapal cepat tujuan Bali juga didasarkan pada pertimbangan serupa. Gelombang tinggi menjadi ancaman serius bagi kapal cepat, sehingga perjalanan ke Bali harus ditunda hingga kondisi laut lebih stabil. Situasi ini tidak hanya berdampak pada wisatawan, tetapi juga pada aktivitas logistik dan perjalanan bisnis yang bergantung pada jalur laut ini.
Meskipun menghadapi tantangan besar, aktivitas di Pelabuhan Bangsal tetap berjalan dengan disiplin tinggi. Para nakhoda dan kru kapal terus memantau kondisi cuaca secara real-time dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan setiap perjalanan dilakukan dengan aman. Di tengah perubahan cuaca yang sulit diprediksi, kesiapan dan kehati-hatian menjadi kunci utama agar perjalanan laut tetap berjalan tanpa insiden.
berita tanjungtv selengkapnya klik disini DPRD KLU SENTIL MARAKNYA SEPEDA LISTRIK DI GILI TRAMENA : LARANGAN SUDAH JELAS KOK MASIH NEKAT















