Imbas Persetruan Dengan wanita kayangan Mantan, Bupati Loteng Dihantui Panggilan Hukum, Penyelidikan Memanas!

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Mantan Bupati Lombok Tengah, Suhaili FT, kembali menjadi sorotan setelah mendapat panggilan kedua dari Polda NTB terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana sebesar Rp 1,5 miliar. Jika kembali mangkir, pihak kepolisian siap mengambil langkah tegas.

Sebelumnya, Suhaili tidak menghadiri panggilan pertama dengan alasan sakit. Namun, pihak kepolisian memastikan pemanggilan ulang tidak bisa dihindari. Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Syarif Hidayat menegaskan, jika mantan calon Wakil Gubernur NTB itu kembali absen, langkah jemput paksa akan dilakukan.

banner 325x300

Kasus ini berawal dari laporan rekannya dalam bisnis, Karina De Vega (KDV), pada Juli 2024 lalu. Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi menemukan indikasi peristiwa pidana sehingga perkara ini dinaikkan ke tahap penyidikan.

Pihak Suhaili tak tinggal diam. Kuasa hukum Abdul Hanan menegaskan, pemanggilan oleh penyidik merupakan prosedur hukum yang harus dihormati. Ia juga menyampaikan bahwa kliennya berencana hadir memenuhi panggilan kepolisian pagi ini.

Menurut Hanan, tuduhan terhadap Suhaili tidak memiliki dasar yang kuat. Ia meminta bukti materil atas laporan dugaan penipuan dan penggelapan yang diajukan pelapor. Selain itu, Hanan menyoroti laporan balik yang diajukan kliennya terkait dugaan perusakan mobil dan pencurian sertifikat yang juga melibatkan Karina De Vega.

Hanan menegaskan bahwa laporan yang dibuat kliennya bukan upaya mencari celah untuk membela diri. Ia mengklaim memiliki bukti video yang memperkuat tuduhan perusakan dan pencurian tersebut. Ia pun mendesak pihak kepolisian untuk memberikan atensi yang sama terhadap kasus yang dilaporkan Suhaili.

Situasi ini semakin kompleks, dengan kedua pihak saling melaporkan dan membela diri. Suhaili menghadapi tekanan untuk membuktikan ketidakbersalahannya, sementara kepolisian berupaya memastikan kasus ini berjalan sesuai proses hukum. Langkah selanjutnya akan sangat menentukan, apakah perkara ini akan membawa Suhaili ke meja hijau atau justru membuka babak baru dalam pertarungan hukum antara dua mantan rekan bisnis.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *