ASN Santai di Bulan Puasa? Kusmalahadi Kerahkan Satpol PP untuk Sweeping Kantor!

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Wakil Bupati Kabupaten Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak menjadikan bulan Ramadhan sebagai tameng untuk menurunkan kedisiplinan kerja. ASN dan tenaga honorer diminta tetap profesional dan menjaga ritme kerja seperti biasa, tanpa alasan keterlambatan atau kelesuan akibat berpuasa.

“Puasa bukan alasan, puasa itu ibadah. Jangan dijadikan dalih untuk datang terlambat atau mengendurkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kusmalahadi dengan nada tegas dalam pernyataannya, Rabu (5/3/2025).

banner 325x300

BACA JUGA : POLISI TAK BERKOMPROMI! RAMADAN DI LOMBOK UTARA DIPASTIKAN BEBAS TEROR MALAM HARI

Walaupun jam kerja selama bulan Ramadhan telah diatur lebih fleksibel, dengan perubahan dari pukul 07.30 – 16.00 menjadi 08.00 – 15.00, hal ini bukan berarti ASN bisa seenaknya mengabaikan tanggung jawab. Kusmalahadi menegaskan, perubahan ini diberikan demi memberikan kesempatan bagi pegawai, terutama ibu-ibu, agar bisa menyiapkan berbuka puasa, bukan untuk bermalas-malasan.

Tindakan nyata pun telah dimulai. Beberapa OPD telah dipanggil secara khusus untuk menerima peringatan terkait kedisiplinan pegawai. Kusmalahadi menyatakan pemantauan ketat akan terus dilakukan, dan teguran akan diberikan bagi pegawai yang masih nekat datang terlambat.

“Kita tidak langsung bertindak tegas, tetapi peringatan sudah diberikan. Jika tetap ada yang melanggar, kita tidak segan menindak lebih lanjut,” tegasnya.

Lebih dari sekadar himbauan, Kusmalahadi kini menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk turun langsung melakukan pengecekan ke berbagai kantor pemerintahan. Ia memastikan bahwa ASN yang mencoba bermain-main dengan aturan tidak akan lolos dari pengawasan.

“Satpol PP kita libatkan, mereka akan melakukan razia ke kantor-kantor untuk memastikan semua berjalan sesuai aturan. Tidak boleh ada yang coba-coba malas-malasan!” tandasnya.

Dengan langkah pengawasan ketat ini, Kusmalahadi memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal sepanjang bulan suci Ramadhan. Tak ada tempat bagi ASN yang bermental santai dan menyepelekan tugasnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *