Tanjungtv.com – Pemerintahan Lombok Utara di bawah kepemimpinan Bupati H. Najmul Akhyar dan Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri memastikan tidak ada ruang bagi tarik-menarik kepentingan. Mereka menegaskan bahwa roda pemerintahan akan berjalan dengan satu suara, tanpa adanya dualisme yang bisa menghambat pembangunan daerah.
Ketegasan ini disampaikan langsung dalam pidato Najmul di aula DPRD KLU, Selasa (4/3). Ia menekankan bahwa keberhasilan kepemimpinan tidak bisa digerogoti oleh ego politik atau kepentingan pribadi. Pemerintahannya hanya memiliki satu arah, yakni memajukan Lombok Utara tanpa keraguan.
BACA JUGA : ASN Santai di Bulan Puasa? Kusmalahadi Kerahkan Satpol PP untuk Sweeping Kantor!
Najmul mengungkapkan bahwa prioritas utama mereka adalah mempercepat penurunan angka kemiskinan dan menaikkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Menurutnya, tanpa kekompakan, pembangunan hanya akan menjadi retorika kosong. Ia meminta seluruh aparatur pemerintah untuk bekerja tanpa agenda tersembunyi, mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya.
Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri menambahkan bahwa kemitraan dengan Bupati bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah ikatan kerja yang tidak bisa diganggu oleh intrik politik. Ia menegaskan bahwa dalam kepemimpinan mereka tidak ada dua matahari, hanya satu komando yang akan menggerakkan Lombok Utara ke arah yang lebih baik.
Keduanya menutup pintu bagi pihak yang mencoba memecah belah harmoni kepemimpinan mereka. Fokus mereka adalah menyelesaikan berbagai proyek infrastruktur yang selama ini mandek, termasuk kantor OPD yang masih terbengkalai dan Islamic Centre yang diharapkan bisa menjadi ikon kebanggaan daerah.
Dalam setiap langkah yang mereka ambil, Najmul dan Kusmalahadi berkomitmen untuk menjawab tuntutan masyarakat dengan kerja nyata, bukan janji semu. Tidak ada ruang untuk perpecahan. Tidak ada agenda ganda. Pemerintahan ini hanya punya satu tujuan: menjadikan Lombok Utara lebih maju dan sejahtera.















