Tanjungtv.com – NTB kini bukan lagi tempat bagi geng motor! Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan menegaskan bahwa aksi brutal kelompok remaja bermotor harus dihentikan. “Di NTB ini tidak boleh ada geng motor,” tegasnya. Keberadaan mereka hanya menimbulkan keresahan, bentrokan, dan tindak kriminal yang tak bisa dibiarkan begitu saja. Polisi tak tinggal diam, patroli malam digencarkan, Brimob dan polres jajaran bergerak menyisir setiap sudut kota, terutama selama bulan Ramadan. Setiap kelompok remaja yang mencurigakan langsung disetop, diperiksa, dan jika terbukti membawa senjata tajam, langsung ditangkap tanpa kompromi!
BACA JUGA : Pemkab Lombok Utara Babat Habis Ritel Modern yang Bermasalah, Evaluasi Total Sedang Berlangsung!
Bukan hanya patroli biasa, kali ini aparat berwenang lebih keras dalam menindak. Kapolda NTB memerintahkan anggotanya untuk tidak ragu menindak siapapun yang membawa senjata tajam. Mereka yang terjaring langsung diamankan agar tidak menimbulkan ancaman bagi masyarakat dan dirinya sendiri. “Jangan sampai mereka membahayakan orang lain, kami sudah meminta untuk menangkap mereka,” ujarnya dengan tegas.
Pihak kepolisian juga memberikan peringatan keras kepada orang tua agar tidak membiarkan anak-anak mereka berkeliaran di malam hari selama Ramadan. Kapolda meminta agar para remaja diarahkan untuk melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat seperti tadarus di masjid daripada sekadar nongkrong di pinggir jalan hingga larut malam. “Kalau sudah berkumpul, ada dorongan untuk melakukan hal-hal negatif. Ini yang harus diwaspadai,” tambahnya.
Selain geng motor, aksi balap liar yang semakin marak juga tak luput dari sasaran polisi. Kapolresta Mataram Kombes Pol Ariefaldi Warganegara mengungkapkan bahwa ratusan sepeda motor yang digunakan untuk aksi balapan ilegal telah diamankan. Tidak ada ampun bagi mereka yang melanggar aturan, motor-motor yang terlibat dalam aksi balap liar tidak akan dikembalikan sebelum Lebaran Topat, atau satu minggu setelah Idul Fitri. “Kami ingin mereka jera. Kalau langsung dilepas, pasti akan kembali berulah,” ujarnya.
Ini bukan sekadar peringatan. Polda NTB ingin memastikan bahwa NTB benar-benar bersih dari geng motor dan aksi kriminalitas yang melibatkan remaja. Langkah tegas ini diharapkan dapat mengembalikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat NTB.















