Tanjungtv.com – Dalam momen bersejarah, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, yang akrab disapa Miq Iqbal, mengejutkan publik dengan kehadirannya di acara pelepasan Pawai Ogoh-Ogoh di halaman depan Kantor Lurah Cakranegara Barat, Mataram. Momen ini menjadi sorotan lantaran Miq Iqbal tidak hanya memberikan sambutan formal, tetapi juga menyatakan bahwa perayaan Nyepi seharusnya bukan hanya milik umat Hindu, melainkan seluruh warga NTB.
“Ini adalah kehadiran pertama saya pada upacara ini. Mudahan sejak saat ini, upacara ini bukan saja menjadi milik umat Hindu, melainkan milik semua warga NTB,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Pernyataan tersebut sontak menuai berbagai reaksi, mulai dari apresiasi hingga perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Banyak yang menilai bahwa langkah Gubernur NTB ini adalah bentuk nyata dari toleransi dan upaya memperkuat keharmonisan antarumat beragama di provinsi yang dikenal dengan keberagamannya.
Komitmen Perayaan Nyepi yang Lebih Besar Tidak hanya sekadar hadir, Miq Iqbal juga mengungkapkan harapannya agar perayaan Nyepi di tahun-tahun mendatang dapat lebih berkembang dan memberikan dampak spiritual yang lebih luas, tidak hanya bagi umat Hindu tetapi juga masyarakat NTB secara keseluruhan.
“Saya berharap di tahun-tahun mendatang, upacara ini bisa lebih baik dan mampu memberikan sentuhan rohani bagi umat Hindu khususnya, dan warga NTB pada umumnya,” tambahnya.
Pernyataan ini dinilai sebagai gebrakan besar bagi NTB, yang selama ini dikenal sebagai wilayah dengan mayoritas Muslim, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman. Dengan kehadiran langsung dan pernyataan yang inklusif, Gubernur NTB tampaknya ingin menegaskan bahwa setiap perayaan keagamaan di NTB dapat menjadi perekat sosial bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang agama.
Antusiasme dan Harapan Baru Kehadiran Miq Iqbal disambut hangat oleh para peserta pawai yang terlihat antusias dengan pernyataannya. Beberapa tokoh agama Hindu yang turut hadir mengungkapkan rasa terima kasih dan kebanggaan atas perhatian Gubernur terhadap perayaan keagamaan mereka.
“Ini adalah pertama kalinya seorang Gubernur NTB secara langsung menyampaikan komitmen untuk menjadikan perayaan Nyepi lebih inklusif. Ini tentu saja menjadi harapan baru bagi kami,” ujar salah satu pemuka agama Hindu di lokasi acara.
Dengan langkah ini, apakah NTB akan semakin memperkuat posisinya sebagai provinsi yang menjunjung tinggi kebersamaan dan toleransi? Waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal yang pasti, Gubernur Miq Iqbal telah membawa warna baru dalam perayaan Nyepi di NTB tahun ini.















