Bidpropam Polda NTB Tingkatkan Penyidikan Kasus Tragis Warga Lombok Utara, Masyarakat Menuntut Keadilan

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Kasus tragis yang menimpa Riskil Watoni, warga Dusun Sangiang, Desa Sesait, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, kini memasuki fase lebih serius setelah Bidpropam Polda NTB meningkatkan proses hukum ke tahap penyidikan. Kuasa hukum keluarga korban, Suparman, mengonfirmasi perkembangan terbaru ini, Senin (14/4).

BACA JUGA : Kisah Inspiratif Warga Desa Bayan, Gotong Royong Membangun Jalan, Membuka Masa Depan

banner 325x300

Penyidik Bidpropam telah memeriksa sejumlah saksi kunci, termasuk orang tua korban, paman, dan beberapa kepala dusun. Pemeriksaan berlangsung intensif di Polres Lombok Utara sejak pagi hingga menjelang magrib. “Prosesnya berjalan cukup lama, hampir seharian penuh,” ujar Suparman.

Riskil Watoni ditemukan tewas setelah gantung diri diduga akibat tekanan psikologis usai berurusan dengan oknum anggota Polsek Kayangan. Sebelum meninggal, ia sempat mengeluh kepada ayahnya bahwa dirinya dimintai sejumlah uang oleh penyidik terkait kasus dugaan pencurian HP di sebuah Alfamart. Upayanya meminjam uang dari teman-teman tidak cukup untuk meredakan kepanikannya.

Insiden ini memicu respons keras warga. Ratusan massa mendatangi dan membakar markas Polsek Kayangan pada 17 Maret 2025, menuntut pertanggungjawaban atas kematian Riskil. Tuntutan publik berbuah tindakan tegas dari Polda NTB. Kapolsek Kayangan, Iptu Dwi Maulana Kurnia Amin, beserta beberapa anggotanya dicopot dari jabatan untuk mempermudah penyidikan internal.

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid belum memberikan pernyataan resmi terkait perkembangan terbaru. Namun, langkah progresif Bidpropam mengusut tuntas kasus ini memberi secercah harapan bagi keluarga korban dan masyarakat yang mendambakan transparansi serta keadilan.

Masyarakat Lombok Utara terus memantau proses hukum ini, berharap tidak ada lagi korban berikutnya akibat penyalahgunaan wewenang. Semangat untuk memperbaiki sistem penegakan hukum di daerah itu semakin menguat, didorong oleh tragedi yang menyentuh hati banyak orang.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *