Lombok Utara Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Transformasi Gili Air, Siap Jadi Destinasi Premium

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara (KLU) kembali menunjukkan komitmen besar terhadap pengembangan kawasan Gili Tramena (Trawangan, Meno, Air). Kali ini, Gili Air menjadi fokus utama dengan alokasi dana Rp10 miliar dari Dana Alokasi Umum (DAU) untuk penataan lingkungan. Kepala Dinas Pariwisata KLU, Dende Dewi Tresni Budi Astuti, menegaskan bahwa langkah ini diambil setelah menimbang kebutuhan mendesak di wilayah tersebut.

BACA JUGA : Koperasi Janur Indah Tahan Retribusi Rp267 Juta, Dinas Perhubungan Lombok Utara Siap Cabut Kerja Sama

banner 325x300

Awalnya, dana tersebut rencananya dialirkan ke Gili Meno. Namun, karena penanganan abrasi di sana sudah dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS), pemerintah memutuskan mengalihkannya ke Gili Air. “Kami ingin memastikan infrastruktur di Gili Air lebih baik, mulai dari perbaikan jalan hingga fasilitas pendukung lainnya. Segera setelah koordinasi dengan desa selesai, proyek akan segera dimulai,” ujar Dende, Selasa (15/4).

Proses perencanaan kini dalam tahap finalisasi. Setelah rampung, pelaksanaannya akan segera diajukan ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda KLU untuk dilelang. Dende berharap, dengan pembenahan ini, Gili Air akan semakin menarik bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. “Tujuannya jelas: meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengunjung,” tegasnya.

Ia juga membantah anggapan bahwa pemerintah abai terhadap Gili Tramena, yang menjadi penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) KLU. Faktanya, alokasi dana untuk kawasan ini konsisten besar dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, Rp9 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) digelontorkan ke Gili Trawangan untuk perbaikan infrastruktur, penanganan abrasi, dan mitigasi bencana. Tahun 2024, giliran Gili Air menerima Rp8 miliar dari DAK untuk pembangunan talud, TPST, dan penanggulangan abrasi.

Meski tahun 2025 tidak ada DAK untuk pariwisata, Pemda KLU tak surut mendukung Gili Tramena. Mereka mengandalkan DAU dan dukungan Pemerintah Provinsi NTB. “Ini bukti bahwa Gili Tramena selalu jadi prioritas. Kami ingin memastikan kawasan ini tetap menjadi destinasi unggulan dengan kualitas layanan terbaik,” pungkas Dende.

Dengan langkah ini, Gili Air diproyeksikan mengalami lompatan signifikan dalam hal fasilitas dan daya tarik. Kabar baik ini pun langsung menyebar cepat di kalangan pelancong, yang antusias menantikan wajah baru salah satu surga wisata Lombok Utara tersebut.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *