Tanjungtv.com – Geliat pengiriman ternak dari Nusa Tenggara Barat (NTB) ke Jabodetabek menyita perhatian publik. Menjelang Idul Adha 2025, puluhan truk tronton dan kapal laut bergerak tanpa henti mengangkut ribuan sapi kurban. Data terbaru menunjukkan, dalam waktu singkat, lebih dari 5.010 ekor sapi telah melintas dari Bima dan Dompu menuju Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Muhammad Riadi, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB, membenarkan lonjakan fantastis ini. “Setelah Idul Fitri, permintaan langsung meledak. Ini bukan lagi tren biasa, tapi gelombang besar yang sudah diprediksi,” ujarnya dengan semangat.
Yang membuat situasi semakin menarik, pemerintah kini mempermudah arus logistik ternak. Jika dulu kapal pengangkut sapi hanya berlayar dua kali setahun, kini armada laut bisa beroperasi setiap bulan. “Kami bahkan sedang mengupayakan tambahan kapal khusus untuk memenuhi permintaan yang melonjak,” tambah Riadi.
Tak hanya laut, jalur darat juga dipadati truk-truk tronton yang membawa sapi. Namun, pemerintah memberlakukan aturan ketat: maksimal 30 truk per hari dari Bima dan 10 truk dari Dompu dan Sumbawa. Langkah ini diambil untuk menghindari kemacetan seperti tahun 2023 lalu, ketika Pelabuhan Lembar sempat penuh sesak.
Di balik hiruk-pikuk pengiriman, ada protokol ketat yang wajib dilalui. Agus Mugiyanto, Kepala Karantina NTB, memastikan setiap sapi telah melalui serangkaian pemeriksaan. “Kami baru saja menyertifikasi 550 ekor sapi potong asal Bima yang akan dikirim ke Bogor via Kapal KM Cemara Nusantara 3,” ungkapnya.
Prosesnya tidak main-main: dokumen diperiksa, vaksin PMK diberikan, sampel laboratorium diuji, hingga disinfeksi massal dilakukan terhadap ternak dan kendaraan pengangkut. “Ini bukan sekadar formalitas, tapi komitmen kami agar hewan kurban sampai dalam kondisi prima,” tegas Amirullah, Ketua Tim Kerja Karantina Hewan NTB.
Melihat antusiasme pasar dan kesiapan logistik, Idul Adha 2025 diprediksi akan menjadi momentum spektakuler bagi peternak NTB. Dengan kuota resmi 49.254 ekor sapi dan 5.580 ekor kerbau, provinsi ini siap memenuhi kebutuhan kurban nasional.
Satu hal yang pasti: derap langkah ribuan sapi NTB menuju Jabodetabek bukan sekadar rutinitas tahunan, tapi bukti nyata geliat ekonomi yang menggetarkan!















