Tanjungtv.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Utara (KLU) membuktikan kinerja gemilang dalam pengelolaan anggaran Pilkada 2024. Dari total hibah Rp 18,5 miliar, hanya tersisa Rp 96.035—sebuah pencapaian yang memukau dengan realisasi hampir 100 persen. Ketua KPU KLU, Nizamudin, menyebut hal ini sebagai bukti kesuksesan pelaksanaan tahapan pemilihan dengan presisi tinggi.
BACA JUGA : Kejati NTB Periksa Direktur Asal Swiss Terkait Proyek SPAM Tiga Gili, Bukti Kuat Dikejar!
“Semua dana telah digunakan sesuai kebutuhan, sisa kecil itu muncul karena penyesuaian teknis belaka,” tegas Nizamudin. Fleksibilitas KPU KLU dalam mengelola anggaran terlihat dari beberapa revisi Rencana Anggaran Belanja (RAB) selama proses pilkada. Langkah ini memastikan setiap rupiah dialokasikan untuk kegiatan paling strategis, termasuk antisipasi dinamika lapangan.
Prestasi ini semakin mentereng ketika dibandingkan dengan Pilkada 2020. Kala itu, dengan anggaran serupa, sisa dana mencapai Rp 1 miliar—artinya efisiensi 2024 melonjak drastis. Nizamudin mengungkap, KPU KLU bahkan tetap produktif pasca-pilkada dengan program seperti sosialisasi demokrasi ke sekolah-sekolah dan pemutakhiran data pemilih, meski tanpa anggaran khusus.
“Kami gunakan pendekatan kolaboratif dengan Dukcapil dan relawan. Ini tentang komitmen, bukan soal dana,” tambahnya. Kisah sukses KPU KLU ini viral di media sosial, diapresiasi netizen sebagai contoh transparansi dan akuntabilitas yang langka. Para ahli menilai, langkah ini bisa menjadi tolok ukur bagi daerah lain dalam menyelenggarakan pemilihan yang hemat namun berkualitas.















