Gubernur NTB Ajak Buruh dan Pengusaha Kolaborasi Wujudkan NTB Makmur Mendunia

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara buruh dan pengusaha sebagai kunci kemajuan daerah. Pesan ini disampaikannya dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Teras Udayana, Kamis (1/5), yang dihadiri ribuan pekerja dari berbagai sektor.

Dalam pidatonya, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal itu menyoroti peran sentral buruh dalam lintasan sejarah Indonesia, mulai dari era perjuangan kemerdekaan hingga kontribusinya dalam pembangunan saat ini. “Buruh bukan sekadar tenaga kerja, tapi pahlawan yang menggerakkan roda ekonomi. Di NTB, mereka adalah tulang punggung kemajuan kita,” ujarnya dengan semangat.

banner 325x300

Ia mengisahkan bagaimana kaum buruh di Belanda pernah mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia dengan menolak mengangkut hasil bumi ke kapal kolonial. “Spirit gotong royong inilah yang harus kita hidupkan kembali. NTB tidak akan maju jika buruh dan pengusaha berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.

Tagline “Bangkit Bersama untuk NTB Makmur Mendunia” menjadi benang merah arahan Gubernur. Kata “bersama”, menurutnya, adalah kunci membangun NTB yang kompetitif di panggung global. “Kolaborasi adalah jalan kita. Pengusaha membuka lapangan kerja, buruh mengisi dengan dedikasi. Inilah simbiosis yang akan membawa NTB melompat ke depan,” paparnya.

Miq Iqbal juga mengapresiasi para pengusaha yang telah menjadi mitra strategis pemerintah. “Mereka adalah penyedia lapangan kerja dan inovator. Tapi ingat, keberhasilan usaha juga bergantung pada kesejahteraan buruh. Mari ciptakan harmoni ini,” ajaknya.

Gubernur menutup orasinya dengan optimisme tinggi. Ia menjanjikan perluasan ruang dialog dan kebijakan inklusif untuk memastikan hak buruh terlindungi tanpa mengabaikan iklim investasi. “Saya akan buka pintu seluas-luasnya untuk aspirasi semua pihak. NTB siap menjadi contoh provinsi yang adil dan sejahtera,” tandasnya.

Acara yang berlangsung meriah itu turut dihadiri perwakilan serikat buruh, asosiasi pengusaha, dan pejabat daerah. Ratusan peserta membawa spanduk bertema kesejahteraan pekerja, namun nuansa yang tercipta justru penuh semangat kebersamaan. Seorang perwakilan buruh, Ahmad Yani, menyambut positif ajakan Gubernur. “Ini momentum tepat untuk memperkuat dialog. Kami siap berkontribusi lebih bagi NTB,” ucapnya.

Di sisi lain, Ketua Asosiasi Pengusaha NTB, Linda Wati, menyatakan kesiapan dunia usaha untuk berkolaborasi. “Dengan upah yang kompetitif dan pelatihan keterampilan, kami yakin produktivitas akan meningkat. Ini win-win solution,” katanya.

Peringatan May Day di NTB tahun ini menjadi bukti bahwa isu ketenagakerjaan bisa dibingkai secara positif tanpa mengorbankan semangat perjuangan. Pemerintah, buruh, dan pengusaha tampaknya sepakat: kolaborasi adalah masa depan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *