Berita  

Kasus Korupsi NTB Convention Center, Kejati NTB Kembangkan Penyidikan, TGB Diperiksa untuk Kedua Kalinya

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Proses penyidikan dugaan korupsi dalam kerja sama pemanfaatan lahan untuk pembangunan NTB Convention Center (NCC) antara Pemerintah Provinsi NTB dan PT Lombok Plaza terus bergulir. Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB masih mengumpulkan bukti dan keterangan untuk mengungkap keterlibatan lebih banyak pihak, termasuk kemungkinan menetapkan tersangka baru.

BACA JUGA : DE Galih Mulyadi Raih Prestasi Gemilang di Sayembara Cerita Anak Dwibahasa 2025 dengan Kisah Inspiratif Tune Putek Kokoq Daye

banner 325x300

Penyidik Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati NTB telah memeriksa mantan Gubernur NTB periode 2008-2018, Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi, untuk kedua kalinya pada Selasa (6/5). Pemeriksaan ini dilakukan setelah sejumlah saksi lain diperiksa, termasuk dua tersangka yang telah ditetapkan sebelumnya, yakni mantan Sekretaris Daerah (Sekda) NTB Rosiady Husainie Sayuti dan mantan Direktur PT Lombok Plaza Doli Suthajaya.

Kepala Kejati NTB, Enen Saribanon, menegaskan bahwa penambahan tersangka masih mungkin terjadi, tergantung pada hasil pengumpulan bukti dan kesimpulan tim penyidik. “Semua orang sama di mata hukum. Jika ada cukup bukti, siapapun bisa ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Enen, Rabu (7/5).

Pemeriksaan TGB kali ini disebut memberikan fakta baru yang memperjelas dugaan korupsi dalam proyek NCC, yang diduga menimbulkan kerugian negara mencapai Rp15,2 miliar. Enen menegaskan bahwa pemeriksaan ini bukan untuk kebutuhan persidangan dua tersangka yang sudah dilimpahkan ke penuntut umum, melainkan bagian dari pengembangan kasus.

TGB sendiri mengaku kooperatif selama pemeriksaan. Ia menyatakan bahwa pertanyaan yang diajukan penyidik bersifat substantif, terutama terkait surat keputusan yang dikeluarkannya saat menjabat gubernur. “Semua produk hukum yang saya tanda tangani harus memenuhi aspek kewenangan, prosedur, dan tidak merugikan keuangan daerah,” tegas TGB usai diperiksa.

Kasus ini terus menjadi sorotan publik seiring komitmen Kejati NTB untuk menuntaskan penyidikan secara transparan dan profesional. Masyarakat menantikan perkembangan lebih lanjut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam dugaan korupsi ini.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *