Tanjungtv.com – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok mengambil langkah revolusioner dengan mengintegrasikan green mindset dan green skill dalam kurikulum pendidikan pariwisata. Langkah ini diambil untuk menjawab tantangan besar: bagaimana menjaga kelestarian alam di tengah pesatnya pertumbuhan sektor pariwisata. Direktur Poltekpar Lombok, Dr. Ali Muhtasom, tegas menyatakan bahwa tanpa kesadaran lingkungan, industri pariwisata justru bisa menjadi penghancur utama daya tarik destinasi itu sendiri.
BACA JUGA : Bayan Bersuara! Anggaran Infrastruktur Harus Merata demi Pembangunan Adil di Lombok Utara
“Pariwisata tumbuh karena keindahan alam dan budaya, tapi jika pengembangannya tidak dibarengi dengan prinsip keberlanjutan, kita hanya akan menyaksikan kehancuran bertahap,” tegas Muhtasom dalam orasi ilmiah Dies Natalis ke-9 Poltekpar Lombok. Ia menekankan, kampus ini akan menjadi pelopor green campus dengan mengubah kurikulum, melatih mahasiswa, dan turun langsung ke desa-desa wisata untuk menciptakan agen perubahan.
Tak hanya teori, Poltekpar Lombok telah membuktikan komitmennya melalui aksi nyata. Kampus ini terlibat langsung dalam event besar seperti MotoGP Mandalika dan program pemberdayaan masyarakat. Bahkan, mereka meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan menargetkan akreditasi Unggul sebagai bukti keseriusan membangun SDM pariwisata berintegritas.
Tahun 2025 menjadi bukti kesuksesan Poltekpar Lombok. Penerimaan mahasiswa baru melampaui target (360 orang), beasiswa dari praktisi perhotelan digelontorkan, dan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dijalankan dengan masif. Martini Muhammad Paham, Deputi Kemenpar RI, menyambut baik langkah ini dan mendorong Poltekpar Lombok untuk terus melahirkan SDM yang adaptif terhadap tren global.
“Kami tidak akan berhenti di sini. Inovasi dan kolaborasi akan terus digencarkan untuk menciptakan pariwisata yang tidak hanya maju, tapi juga ramah lingkungan,” pungkas Muhtasom. Dengan semangat hijau ini, Poltekpar Lombok siap memimpin transformasi pariwisata Indonesia yang berkelanjutan!















