Tanjungtv.com – Tim Reserse Kriminal Polsek Gunungsari, Polresta Mataram, membuktikan kesigapan mereka dengan menangkap tiga terduga pelaku pengeroyokan sadis yang sempat membuat warga Desa Mekarsari, Lombok Barat, bergidik ngeri. Tanpa kompromi, ketiga pelaku berhasil diamankan dalam waktu singkat setelah penyelidikan intensif, membuktikan komitmen polisi dalam menegakkan keadilan.
Kejadian mencekam itu terjadi pada 25 Februari 2025, ketika korban, seorang pemuda asal Mekarsari, bersama sepupunya sedang melintas di depan Warung BB, Dusun Lilir. Tiba-tiba, mereka dihadang oleh sekelompok pria yang langsung melancarkan serangan brutal. Dengan menggunakan helm sebagai senjata, para pelaku menghujani korban dengan pukulan bertubi-tubi hingga wajah dan kepalanya babak belur. Korban yang tak berdaya akhirnya dilarikan ke Puskesmas Penimbung untuk mendapatkan perawatan serius.
Tak butuh waktu lama bagi Unit Reskrim Polsek Gunungsari untuk bergerak. Dipimpin oleh AKP Supianto, tim penyidik langsung melakukan olah TKP, mengumpulkan bukti, dan melacak jejak para pelaku. Kerja sama yang solid dengan aparat desa dan tokoh masyarakat membuahkan hasil: ketiga terduga pelaku akhirnya menyerahkan diri melalui kepala dusun setempat, menunjukkan bahwa tekanan hukum dan sosial benar-benar efektif.
Tiga pria berinisial FR (22), LRI (21), dan LHA (22)—semuanya berasal dari Desa Penujak, Lombok Tengah—kini menghadapi jerat hukum berat. Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan mengancam mereka dengan hukuman maksimal lima tahun penjara. Proses hukum sedang berjalan dengan ketat, memastikan bahwa keadilan benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu.
Kepolisian pun mengapresiasi peran serta masyarakat yang membantu mengungkap kasus ini. “Ini bukti nyata bahwa sinergi antara polisi dan warga bisa menciptakan keamanan yang lebih baik,” tegas AKP Supianto. Dengan ditangkapnya para pelaku, warga Mekarsari kini bisa bernapas lega, sambil berharap insiden seperti ini tidak terulang lagi di masa depan.
Keberhasilan operasi ini menjadi catatan gemilang bagi Polsek Gunungsari, sekaligus pesan keras bagi para pelaku kriminal: Lombok Barat bukan tempat untuk aksi kekerasan!















