Lombok Utara Siagakan Pengawasan Ketat Hewan Kurban, Stok Ternak Surplus untuk Iduladha!

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Lombok Utara (KLU) menggelar pengawasan ekstra ketat terhadap kesehatan hewan kurban jelang Iduladha. Langkah ini menjadi sorotan publik setelah meningkatnya kewaspadaan terhadap penyakit mulut dan kuku (PMK) serta lumpy skin disease (LSD) pada ternak.

BACA JUGA : Pegawai Unram NTB Dijerat 12 Tahun Penjara Atas Pemerkosaan Mahasiswi Hingga Hamil dan Lahirkan Anak

banner 325x300

Kepala DKP3 KLU, Tresnahadi, memastikan seluruh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) telah diperintahkan untuk memeriksa setiap hewan kurban yang beredar di pasaran. “Kami menyiapkan formulir khusus dan surat keterangan sehat. Hewan yang lolos pemeriksaan akan mendapat sertifikat kelayakan konsumsi,” tegasnya.

Tak hanya berhenti di penjualan, tim DKP3 KLU akan turun langsung ke lokasi penyembelihan untuk melakukan pemeriksaan postmortem. Tujuannya jelas: memastikan daging, jeroan, dan karkas benar-benar aman dikonsumsi. “Kami juga mendata total hewan kurban yang disembelih. Ini penting untuk memantau kebutuhan tahunan,” tambah Tresnahadi.

Data tahun 2024 menunjukkan, KLU menyembelih 305 ekor sapi jantan, 5 ekor sapi betina, serta 477 kambing jantan dan 2 betina. Yang menggembirakan, stok ternak tahun ini disebut surplus. “Kami tidak perlu impor dari luar daerah. Pasokan lokal lebih dari cukup,” ungkapnya dengan optimis.

Dengan langkah proaktif ini, KLU siap menjamin Iduladha berjalan lancar, aman, dan bebas dari ternak berpenyakit. Masyarakat pun bisa merayakan hari raya dengan tenang, didukung ketersediaan hewan kurban yang melimpah.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *