Tanjungtv.com – Persiapan tim atletik Indonesia untuk SEA Games XXXIII di Thailand 2025 memasuki fase serius. Pelatnas Program Pemusatan dan Pembinaan Olahraga Nasional (PPON) resmi menggantikan pelatnas mandiri PB PASI, dengan dua atlet asal NTB, Lalu Muhammad Zohri dan Sudirman Hadi, menjadi andalan utama.
Kemenpora mengambil alih pendanaan pelatnas, memangkas jumlah atlet dari empat menjadi 16 bintang terbaik. Zohri, sprinter tercepat Asia, diproyeksikan mendominasi nomor 100 meter, sementara Sudirman Hadi akan memimpin tim estafet 4×100 meter bersama senior seperti Bayu Kertanegara dan Wahyu Setiawan.
BACA JUGA : Kisah Pilu Calon PPPK di Lombok Utara, Lulus Seleksi, Hadir Serah Terima SK, Tapi Nasib Berkata Lain!
Tak hanya itu, deretan nama besar seperti Agus Prayogo (maraton), Odekta Elvina Naibaho (maraton putri), dan Abdul Hafiz (lempar lembing) siap mempertahankan gelar emas mereka. Tambahan kekuatan datang dari atlet muda seperti Adith Rico dan Fatah Sidik Jaelani, yang diharapkan menjadi kejutan di nomor sprint dan estafet.
Di SEA Games Kamboja 2023, atletik Indonesia mencetak sejarah dengan 6 emas, 2 perak, dan 8 perunggu. Kini, dengan skuad yang lebih matang dan strategi terukur, target menembus 10 emas bukan hal mustahil. “Kami tak hanya ingin mempertahankan, tapi meningkatkan prestasi,” tegas Sekretaris Pengprov PASI NTB, M. Ariy Dermawan.
Momen paling dinantikan adalah duel Zohri vs sprinter Thailand di kandang mereka. Jika berhasil, ini akan menjadi pembuktian bahwa atletik Indonesia adalah kekuatan baru di Asia Tenggara. Semua mata tertuju pada Desember 2025 – saat para pelari, pelempar, dan pelompat Indonesia siap menyalakan api kemenangan di tanah Negeri Gajah Putih!















