Pembangunan Alun-Alun Lombok Utara Tertunda

banner 120x600
banner 468x60

Proyek pembangunan Alun-Alun Kabupaten Lombok Utara (KLU) mengalami penundaan dari rencana awal. Pekerjaan yang seharusnya dimulai pertengahan bulan ini masih menunggu pengumuman lelang dari Unit Layanan Pengadaan (ULP). Meski demikian, pemerintah memastikan proyek ini akan segera dimulai dengan desain yang memukau, menggabungkan konsep modern dan kearifan lokal.

BACA JUGA : Kisah Tragis Adik SD Dijual Kakak Kandung, Kini Jadi Ibu di Usia Belia

banner 325x300

Kahar Rizal, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) KLU, menjelaskan bahwa proses lelang saat ini sudah memasuki tahap akhir. “Tinggal menunggu pengumuman resmi dari ULP, dan kami perkirakan pekerjaan bisa dimulai Juni mendatang,” ujarnya.

Pada tahap pertama, proyek ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5 miliar untuk penataan taman kota, khususnya bagian depan alun-alun. Desain yang diusung akan mengadopsi konsep modern seperti Taman Sangkareang di Mataram, namun dengan sentuhan arsitektur khas Lombok Utara, termasuk nuansa Masjid Kuno Bayan. “Perpaduan ini diharapkan menciptakan ruang publik yang estetis sekaligus mencerminkan nilai budaya lokal,” jelas Kahar.

Tahap kedua proyek direncanakan dimulai pada 2025, dengan fokus pembangunan akses jalan yang menghubungkan area depan alun-alun hingga ke kantor bupati. Sementara itu, Rangga Wijaya, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR-PKP, menyatakan bahwa penataan taman kota diperkirakan memakan waktu lima bulan. “Kami ingin hasilnya maksimal, tidak terburu-buru karena ini berkaitan dengan estetika, bukan sekadar struktur bangunan,” tegasnya.

Pemerintah menegaskan bahwa meski ada penundaan, target penyelesaian tetap dipertahankan, yaitu pertengahan Oktober. “Kami tidak ingin molor, tapi juga tidak mau mengorbankan kualitas,” pungkas Rangga.

Dengan konsep yang memadukan modernitas dan budaya, Alun-Alun Lombok Utara diproyeksikan menjadi ikon baru yang tak hanya fungsional, tetapi juga memukau secara visual. Masyarakat pun menantikan kehadiran ruang publik yang akan menjadi kebanggaan daerah ini.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *