Tanjungtv.com – Pemerintah Arab Saudi resmi memberlakukan kebijakan baru yang melarang masuk ke Kota Makkah tanpa visa haji resmi mulai 23 April 2025. Langkah ini diambil sebagai upaya pengetatan terhadap praktik ibadah haji ilegal, terutama menjelang musim haji 2026. Kebijakan ini disambut positif oleh pemerintah Indonesia, yang telah meningkatkan koordinasi dengan otoritas Saudi untuk memastikan jamaah haji Indonesia berangkat melalui jalur resmi.
BACA JUGA : Solusi Revolusioner Pemerintah untuk Selamatkan Petani Jagung, Harga Mulai Bangkit!
Baru-baru ini, Polresta Bandara Soekarno-Hatta bersama Direktorat Imigrasi berhasil menggagalkan upaya 10 warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang berusaha berangkat haji secara ilegal melalui Malaysia. Mereka menggunakan atribut umrah untuk mengelabui petugas, namun ketahuan karena ibadah umrah sedang ditutup sementara untuk persiapan haji. Setelah diperiksa, diketahui mereka membayar Rp 100–200 juta per orang kepada agen travel untuk menghindari antrean haji reguler.
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) Indonesia guna meminimalisir praktik serupa. Konjen RI di Jeddah, Yusron Bahauddin Ambary, mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur tawaran haji ilegal, termasuk melalui visa kerja musiman atau penyalahgunaan visa haji dakhili.
Pemerintah Saudi hanya mengakui lima jenis haji yang sah:
Haji Reguler/Khusus – Dikelola pemerintah Indonesia berdasarkan kuota resmi.
Haji Mujamalah – Undangan khusus dari Saudi dengan biaya ditanggung pemerintah setempat.
Haji Furoda – Visa haji yang didapat melalui aplikasi Nusuk setelah membeli paket resmi.
Haji Dakhili – Khusus penduduk Saudi, baik warga negara maupun ekspatriat.
Haji dengan Visa Pekerja Musiman – Hanya untuk tenaga kerja yang membantu operasional haji.
KJRI Jeddah telah mengimbau WNI agar tidak terjebak penawaran mencurigakan, mengingat risiko deportasi dan sanksi hukum dari Saudi. Dengan kebijakan baru ini, diharapkan ibadah haji tahun depan berjalan lebih tertib dan aman bagi seluruh jamaah.















