Artadi: Jangan Biarkan PS Daygun Berjuang Sendiri, “Ini Tentang Harga Diri Anak Dayan Gunung”

artadi, ketika mendukung ps daygun di gor turida
banner 120x600
banner 468x60

TanjungTv- Semangat juang PS Daygun kembali mendapat sorotan, bukan hanya dari pecinta sepak bola, tetapi juga dari kalangan legislatif. Artadi, Anggota DPRD Kabupaten Lombok Utara, tampil bukan sekadar sebagai politisi, melainkan sebagai penyemangat yang mengingatkan semua pihak agar tidak abai terhadap perjuangan para pemain muda Dayan Gunung.

Artadi menyampaikan apresiasi tinggi kepada PS Daygun yang dinilainya telah menunjukkan kerja keras luar biasa. Menurutnya, capaian PS Daygun hingga titik ini bukan hasil kebetulan, melainkan buah dari latihan disiplin, pengorbanan, serta kekompakan anak-anak muda Dayan Gunung yang berani bermimpi besar meski di tengah keterbatasan.

banner 325x300

Saya menyampaikan apresiasi kepada PS Daygun, pelatih yang luar biasa, manajer Bang Alfat, dan semua pihak yang terlibat. Kerja keras, disiplin, dan semangat juang yang ditunjukkan sampai hari ini patut dihargai,” tegas Artadi.

Lebih jauh, Artadi menilai PS Daygun telah membuktikan bahwa anak-anak Lombok Utara mampu bersaing dan tidak kalah dari daerah lain. Namun, ia melontarkan pertanyaan kritis yang menyentil kesadaran bersama.

Mereka sudah bekerja keras. Sekarang pertanyaannya, apakah perjuangan ini benar-benar didukung bersama, atau hanya dirayakan sesaat?” ujarnya.

Artadi mengingatkan bahwa prestasi olahraga tidak boleh berhenti pada ucapan terima kasih dan foto seremonial semata. Tanpa dukungan nyata berupa pembinaan berkelanjutan, fasilitas yang layak, serta manajemen klub yang sehat, semangat para pemain bisa padam di tengah jalan.

Jangan biarkan pemain berjuang di lapangan, sementara dukungan berhenti di kata-kata,” katanya dengan nada tegas.

Menurut Artadi, PS Daygun harus dijaga dan dirawat, bukan dimanfaatkan untuk kepentingan sesaat. Ia menilai klub tersebut merupakan aset sosial dan kebanggaan daerah yang jika dikelola dengan benar dapat menjadi simbol kebangkitan sepak bola rakyat di Lombok Utara.

Kerja keras sudah ditunjukkan. Sekarang waktunya semua pihak membuktikan keberpihakan nyata,” tutup Artadi.

Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan olahraga daerah bukan hanya tanggung jawab pemain dan pelatih, tetapi juga membutuhkan komitmen kolektif agar semangat juang anak-anak muda Lombok Utara tidak padam sebelum mimpinya tercapai.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *