Arus Laut Bangsal Bangkit, Wisata Tiga Gili Kembali Menyala Setelah Dua Hari Diam

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Pelabuhan Bangsal di Lombok Utara kembali hidup. Kapal-kapal yang dua hari lalu terdiam akibat cuaca buruk, kini bergerak membawa penumpang ke Bali dan tiga gili yang memesona. Ombak yang sempat membatasi perjalanan kini mereda, memberikan ruang bagi wisatawan untuk melanjutkan petualangan mereka.

BACA JUGA : Bupati KLU di Jakarta, Jadwal Padat, Inilah Rincian Agenda Lengkap Selama di Ibu Kota

banner 325x300

Perwira Jaga Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Pemenang, Mahdi, menyampaikan bahwa aktivitas di perairan sekitar Bangsal perlahan berangsur normal. Kapal-kapal mulai bergerak, sebagian penuh dengan wisatawan yang sudah menunggu, sementara lainnya berlayar kosong menjemput penumpang dari Bali dan Nusa Penida. Meski demikian, aturan keselamatan tetap menjadi prioritas. Kapal tidak diizinkan membawa penumpang melebihi kapasitas, memastikan keseimbangan selama perjalanan melintasi Selat Lombok.

Cuaca yang sebelumnya tak bersahabat kini menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Berdasarkan laporan BMKG, ombak yang semula mencapai ketinggian berbahaya kini turun hingga 0,5 meter. Perubahan ini memberi kepercayaan kepada otoritas pelabuhan untuk membuka kembali rute penyeberangan setelah dua hari penuh ketidakpastian. Wisatawan yang sempat tertahan di Pulau Lombok pun akhirnya bisa melanjutkan perjalanan mereka menuju Bali atau kembali menikmati pesona Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air.

Selama dua hari penutupan, aktivitas di pelabuhan dan gili mengalami penurunan drastis. Kapal-kapal tertambat tanpa kepastian, pedagang kehilangan pelanggan, dan wisatawan terpaksa menunda perjalanan mereka. Angin kencang serta gelombang tinggi memaksa otoritas mengambil langkah tegas demi keselamatan bersama. Rapat darurat antara pihak UPP, Kasat Polair AKP Sugi Jaya, dan Danpos AL memutuskan untuk menghentikan sementara seluruh aktivitas penyeberangan.

Kini, setelah cuaca mereda, dampaknya langsung terasa di sekitar Bangsal. Sopir taksi dan pengemudi cidomo kembali mengantar penumpang, para pedagang merasakan lonjakan pembeli, dan wisatawan yang sejak pagi sudah berkumpul di dermaga akhirnya tersenyum lega. Arus ekonomi yang sempat terhenti kembali berdenyut.

Dibukanya kembali penyeberangan ini tidak hanya menjadi kabar baik bagi wisatawan, tetapi juga bagi sektor ekonomi lokal. Pemilik kapal, pelaku usaha jasa wisata, serta masyarakat di sekitar Bangsal kini bisa bernapas lega. Harapan mereka sederhana: cuaca stabil, laut tenang, dan aktivitas wisata terus berlanjut tanpa hambatan.

Wisatawan yang sudah lama menunggu pun tak membuang waktu. Dalam hitungan jam, puluhan kapal sudah berangkat membawa penumpang ke tiga gili. Beberapa kapal dengan rute ke Bali juga tampak penuh. Wajah-wajah ceria dan kamera yang aktif merekam perjalanan menjadi bukti bahwa pesona Lombok masih tetap menarik perhatian.

Pemulihan ini menjadi pengingat bahwa alam punya kendali penuh atas perjalanan laut. Namun, kesiapan dan ketegasan otoritas pelabuhan dalam mengambil keputusan berperan penting menjaga keselamatan seluruh pihak. Bangsal telah bangkit. Tiga gili kembali menyala. Dan ombak yang dulu menahan kini justru menjadi jalur terbuka bagi wisata dan ekonomi lokal untuk terus bergerak maju.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *