Berita  

ASDP Cabang Kayangan Siap Revolusi Sistem Penyeberangan dengan Tambahan Dermaga Baru – Kapasitas Angkut Diprediksi Melonjak 50%

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kayangan bersiap melakukan transformasi besar-besaran dalam sistem operasional penyeberangan dengan menambah satu dermaga baru. Langkah strategis ini diambil untuk menjawab tantangan efisiensi dan pemerataan layanan, sekaligus memaksimalkan potensi armada kapal yang selama ini terhambat keterbatasan fasilitas. General Manager ASDP Cabang Kayangan, Heru Wahyono, menegaskan bahwa inisiatif ini akan menjadi game changer bagi layanan penyeberangan di wilayah tersebut.

BACA JUGA : Poltekpar Lombok Cetak Generasi Pariwisata Hijau untuk Selamatkan Alam NTB dari Kerusakan

banner 325x300

Saat ini, Pelabuhan Kayangan hanya mengandalkan dua dermaga aktif untuk melayani puluhan kapal penyeberangan. Dari total 28 armada, hanya 10 unit atau sekitar 30% yang bisa beroperasi optimal akibat minimnya tempat sandar. “Dengan penambahan dermaga ketiga, kami ingin semua kapal mendapat kesempatan berlayar secara adil. Ini bukan sekadar perluasan infrastruktur, tapi lompatan besar untuk meningkatkan kualitas layanan,” tegas Heru.

Optimisme mengalir deras dari manajemen ASDP. Heru memproyeksikan, dengan tambahan dermaga, jumlah kapal yang beroperasi bisa meningkat signifikan, mendongkrak kapasitas angkut hingga 50%. “Bayangkan, jika hari ini kita masih terkendala kapasitas, ke depan penumpang dan kendaraan bisa dilayani lebih cepat dan lancar,” ujarnya penuh keyakinan.

Untuk memastikan pembangunan berjalan presisi, ASDP Kayangan tengah menyelesaikan kajian studi kelayakan (Feasibility Study/FS) sebagai panduan teknis. “Setiap detail akan dihitung matang, mulai dari dampak lingkungan hingga nilai ekonomis. Kami ingin proyek ini benar-benar memberikan manfaat jangka panjang,” papar Heru.

Fakta menarik terungkap dari data pertumbuhan transportasi penyeberangan di NTB. Heru mengungkapkan, terjadi lonjakan luar biasa dalam mobilitas penumpang dan kendaraan dari 2023 ke 2024. “Ini bukti bahwa masyarakat semakin bergantung pada transportasi laut. Kami tidak boleh lengah, harus terus berinovasi,” tandasnya.

Dengan langkah progresif ini, ASDP Kayangan tidak hanya menyiapkan solusi jangka pendek, tapi juga fondasi kokoh untuk mengakselerasi konektivitas antarwilayah. Masyarakat bisa menantikan pengalaman penyeberangan yang lebih cepat, nyaman, dan efisien dalam waktu dekat.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *