Tanjungtv.com – Pelayaran dari dan ke Tiga Gili akhirnya kembali bergeliat setelah dua hari sempat terhenti akibat cuaca buruk. Kapal-kapal yang sebelumnya tertambat di Pelabuhan Bangsal kini mulai bergerak membawa penumpang ke Bali dan Nusa Penida. Perwira Jaga Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Pemenang, Mahdi, memastikan bahwa aktivitas penyeberangan perlahan kembali ke kondisi normal dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan.
BACA JUGA : Pemda KLU Lepas Tanah 4 Hektare di Pelabuhan Carik, Siapkan Gerbang Ekspor-Impor untuk NTB!
Kapal-kapal yang menginap di Bangsal mulai diberangkatkan satu per satu menuju Bali. Ada yang mengangkut penumpang, ada juga yang masih kosong. Pihak pelabuhan meminta agar kapal tidak diisi penuh demi memastikan keseimbangan dan kenyamanan selama pelayaran. Meskipun demikian, pelayaran dari Bali menuju Gili masih tertahan, menunggu sinyal hijau dari otoritas pelabuhan setempat. Begitu kondisi benar-benar stabil, maka arus kapal dari arah Bali akan segera berjalan tanpa kendala.
Kondisi cuaca yang sebelumnya mengamuk kini berangsur tenang. Tinggi ombak yang sempat mengkhawatirkan kini turun hingga rata-rata 0,5 meter. Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), status cuaca di Lombok Utara kini memasuki kategori aman dengan warna kuning menuju hijau. Indikasi ini cukup bagi pihak pelabuhan untuk kembali membuka jalur penyeberangan dan memungkinkan wisatawan kembali menikmati pesona Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air tanpa hambatan.
Selama dua hari terakhir, aktivitas di kawasan perairan ini sempat terhenti total akibat cuaca ekstrem. Angin kencang, gelombang tinggi, dan jarak pandang terbatas menjadi alasan utama dihentikannya penyeberangan. Langkah ini diambil sebagai hasil rapat koordinasi antara Kasat Polair AKP Sugi Jaya, Danpos AL, dan UPP Pemenang untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang serta awak kapal.
Sekarang, setelah kondisi kembali membaik, geliat ekonomi di sekitar Pelabuhan Bangsal dan tiga gili pun ikut bergerak. Wisatawan yang sebelumnya tertahan kini bisa kembali melanjutkan perjalanan mereka. Pelaku usaha transportasi laut yang sempat menghitung kerugian akibat penutupan pelayaran kini bisa kembali bernafas lega. Situasi ini diharapkan menjadi awal dari aktivitas wisata yang lebih stabil dan berkelanjutan di kawasan perairan Lombok Utara.
YOUTUBE TANJUNGTV : https://youtu.be/MhggQeBhr1k















