Bukan Sekadar Program, “Halo Dishub” Jadi Jembatan Komunikasi Dishub KLU dengan Masyarakat

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Utara (Dishub KLU) terus memperkuat pendekatan komunikasi publik yang lebih ramah dan mudah dipahami masyarakat melalui sosialisasi bertajuk “Halo Dishub”. Kegiatan ini menegaskan bahwa “Halo Dishub” bukanlah nama program tunggal yang kaku, melainkan sapaan komunikatif yang digunakan Dishub untuk membangun kedekatan dengan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishub KLU, Syafruddin, M.Si, saat membuka kegiatan sosialisasi yang digelar pada beberapa waktu lalu, bertempat di Aula Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Utara.

banner 325x300

“Halo Dishub itu bukan program spesifik, tapi cara kami menyapa masyarakat. Sapaan ini digunakan oleh banyak Dishub di berbagai daerah di Indonesia sebagai pendekatan yang lebih santai dan bersahabat,” jelas Syafruddin dalam pengantarnya.

Menurutnya, penggunaan frasa “Halo Dishub” sejalan dengan semangat pelayanan publik yang inklusif dan responsif. Dishub ingin hadir bukan hanya sebagai regulator, tetapi juga sebagai mitra masyarakat, yang akrab disebut sebagai #TemanDishub atau Sobat Perhubungan.

Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri puluhan staf Dishub KLU, jajaran pejabat struktural, termasuk Pjb Kasi PJU, para Kepala UPTD, serta Staf Operasional Dalops Seksi Lalu Lintas. Hadir pula sejumlah Taruna dan Taruni Politeknik Transportasi Darat Indonesia–STTD Bekasi yang sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama tiga bulan di Dishub KLU.

Syafruddin memaparkan, sapaan “Halo Dishub” selama ini digunakan dalam berbagai aktivitas sosialisasi dan layanan, mulai dari kegiatan tatap muka hingga kanal digital. Ruang lingkupnya mencakup edukasi keselamatan berlalu lintas di jalan raya dan sekolah, pengenalan penggunaan angkutan umum beserta integrasinya, hingga penyampaian informasi rekayasa lalu lintas akibat proyek pembangunan.

Selain itu, “Halo Dishub” juga menjadi pintu masuk penyampaian program pemerintah daerah seperti mudik gratis, serta kanal pengaduan masyarakat terkait persoalan lalu lintas, lampu penerangan jalan umum (PJU), hingga parkir liar.

“Intinya, ini adalah upaya komunikasi dan diseminasi informasi agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan Dishub dan berani menyampaikan keluhan atau masukan,” tegasnya.

Kegiatan sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber Sopiat Triatmono, S.Kom, yang mengulas pentingnya transformasi komunikasi publik di sektor perhubungan. Sesi diskusi interaktif pun berlangsung hangat, dengan peserta aktif menyampaikan sumbang saran dan pendapat terkait peningkatan kualitas pelayanan Dishub ke depan.

Melalui sosialisasi ini, Dishub KLU berharap konsep “Halo Dishub” dapat semakin dikenal dan dimanfaatkan masyarakat sebagai kanal komunikasi yang efektif, sekaligus memperkuat citra Dishub sebagai instansi yang terbuka, responsif, dan dekat dengan publik.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *