Berita  

Bulog NTB Lampaui Target Serapan Gabah, Capai 147.292 Ton dengan Semangat Dukung Petani

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com Realisasi serapan gabah oleh Bulog Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) telah melampaui target pemerintah sebesar 134 persen. Dari target awal 109.831 ton gabah kering panen (GKP), hingga 27 April 2024, Bulog NTB berhasil menyerap 147.292 ton GKP. Pencapaian ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mendukung kesejahteraan petani lokal.

BACA JUGA : NTB Siap Jadi Destinasi Premium Dunia, Investor Berbondong Dukung Pengembangan Pariwisata

banner 325x300

Sri Muniati, Pemimpin Wilayah Bulog NTB, menyampaikan bahwa penyerapan gabah masih terus dilakukan dengan semangat tinggi. Selain fokus pada gabah, Bulog juga tengah menggenjot penyerapan beras dari mitra kerja. Pemerintah menargetkan serapan beras sebanyak 179.600 ton setara beras, dan hingga saat ini, realisasinya telah mencapai 22.000 ton atau sekitar 18 persen dari target.

Keberhasilan ini, menurut Sri, tidak lepas dari kolaborasi solid antara pemerintah daerah, TNI, mitra Bulog, dan seluruh sumber daya manusia di lingkungan Bulog. Program ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk menyerap 3 juta ton setara beras secara nasional guna menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan pendapatan petani.

Meski demikian, Sri mengakui masih ada beberapa kendala yang dihadapi, seperti keterbatasan fasilitas pengeringan, kapasitas penggilingan, serta ketersediaan gudang penyimpanan. Saat ini, gudang Bulog NTB sudah penuh terisi gabah, beras, dan jagung. Namun, hal ini tidak menyurutkan semangat Bulog untuk terus meningkatkan penyerapan hasil panen petani.

Pencapaian serapan gabah dan beras tahun ini menjadi yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, dengan nilai transaksi melebihi Rp1,5 triliun. Nilai tersebut mencakup harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram GKP, biaya angkut, pengeringan, penggilingan, dan biaya operasional lainnya.

“Kami tetap bersemangat untuk melanjutkan penyerapan demi mendukung petani dan ketahanan pangan nasional,” tegas Sri. Dengan komitmen kuat ini, Bulog NTB terus berupaya memastikan kesejahteraan petani sekaligus menjaga stok beras nasional tetap aman.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *