Tanjungtv.com, Senin (09/09/2024) – Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH, bersama Wakil Bupati Danny Karter Febrianto Ridawan, S.T., M.Eng., hadir dalam acara monumental “Gawe Gubuk Layanan Integrasi Perlindungan Anak dan Pencegahan Perkawinan Anak.” Kegiatan ini, yang juga menjadi ajang pengukuhan Forum Anak Desa Bayan, berlangsung di Kantor Desa Bayan, Kecamatan Bayan, dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua PKK Kabupaten Lombok Utara Hj. Galuh Nurdiah Djohan Sjamsu, perwakilan UNICEF Suratman, Ketua LPA NTB Sahan, SH, serta Kepala LPA Lombok Utara Bagiarti, SH.
Dalam pidatonya, Bupati Djohan menyampaikan capaian pemerintah Kabupaten Lombok Utara dalam menekan angka stunting yang kini berada di 14.5%, mendekati target nasional 14% di tahun 2024. “Melalui kegiatan Gawe Gubuk ini, saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang berkontribusi, termasuk Lembaga Perlindungan Anak baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, NJO, serta organisasi wanita yang sangat aktif menangani masalah stunting di Kabupaten Lombok Utara,” ujar Bupati Djohan dengan penuh apresiasi. Ia berharap, kegiatan ini menjadi langkah tegas untuk menghentikan praktik pernikahan anak yang seringkali menjadi penyebab awal masalah stunting.
Ketua LPA NTB, Sahan, SH, juga turut memberikan pandangan. Ia menyebut kegiatan ini sebagai kelanjutan dari program serupa yang sebelumnya diadakan di Desa Sigar Penjalin, sekaligus menjadi bukti nyata komitmen pemerintah untuk menghapus pernikahan usia dini. “Pada acara tersebut telah ditandatangani MOU antara Bupati Lombok Utara dan Pj. Gubernur Nusa Tenggara Barat. Kesepakatan itu menjadi landasan kuat pelaksanaan Gawe Gubuk dalam rangka menuju KLU Nol Pernikahan Anak,” kata Sahan.
Dengan kehadiran tokoh-tokoh masyarakat serta lembaga internasional seperti UNICEF, kegiatan ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga wujud nyata kolaborasi semua pihak untuk mewujudkan Lombok Utara bebas dari pernikahan anak. Terlihat pula dukungan dari kepala desa, camat, dan tokoh masyarakat yang berperan penting dalam mendukung kebijakan Bupati menuju generasi Lombok Utara yang sehat, mandiri, dan bebas dari ancaman stunting.
Acara Gawe Gubuk kemudian ditutup dengan pengukuhan Forum Anak Desa Bayan, yang anggotanya terdiri dari siswa-siswi SMA/SMK. Forum ini diharapkan menjadi wadah bagi anak-anak untuk lebih aktif dalam kampanye perlindungan anak dan pencegahan pernikahan dini. Gawe Gubuk kali ini bukan sekadar simbol, tetapi sebuah pergerakan yang dirancang untuk mewujudkan masa depan lebih cerah bagi generasi penerus Lombok Utara.















