Bupati Lombok Utara Hadiri Pelantikan BWI 2024-2027, Sinergi untuk Kemajuan Wakaf Daerah

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, SH, menghadiri pelantikan sekaligus pengukuhan pengurus perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Lombok Utara masa jabatan 2024-2027, yang dilaksanakan di aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Lombok Utara pada Kamis, 17 Oktober 2024. Acara yang digagas oleh Kementerian Agama Lombok Utara ini turut mengundang sejumlah tokoh masyarakat, ulama, serta para pemangku kepentingan yang memiliki peran dalam pengelolaan aset wakaf.

Dalam sambutannya, Bupati Djohan menegaskan pentingnya peran Badan Wakaf Indonesia (BWI) dalam pengembangan dan perlindungan aset wakaf di Lombok Utara. “Wakaf adalah aset umat yang perlu dikelola dengan bijaksana dan produktif. BWI Lombok Utara harus mampu meningkatkan kapasitas dan kompetensi para nazhir agar mampu menjadikan wakaf sebagai bagian dari kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Djohan di hadapan para pengurus baru.

banner 325x300

Acara pelantikan ini juga menjadi momentum penting dalam membangun kembali semangat wakaf sebagai potensi ekonomi syariah yang mampu berkontribusi besar dalam pembangunan daerah. Bupati Djohan juga berharap agar pengurus BWI yang baru dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah serta pihak-pihak terkait dalam memanfaatkan potensi wakaf yang ada untuk berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Lombok Utara dalam sambutannya menekankan, “BWI tidak hanya bertugas sebagai lembaga yang mengurus aset wakaf, tetapi juga memiliki kewenangan penting dalam mengawasi serta memberikan perlindungan hukum bagi aset-aset wakaf yang ada. Kolaborasi antara pemerintah daerah, BWI, dan Kementerian Agama sangat penting dalam menjaga keberlanjutan dan produktivitas wakaf.”

Tidak hanya itu, BWI Lombok Utara diharapkan akan lebih gencar dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya wakaf. Di era sekarang, wakaf tidak lagi hanya berupa lahan atau bangunan tetapi juga dapat berbentuk wakaf tunai yang bisa dikelola dan dikembangkan dalam bentuk usaha produktif untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Nazhir diharapkan lebih memahami potensi besar dari wakaf tunai dan berbagai bentuk wakaf lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Djohan memberikan apresiasi kepada Kementerian Agama Lombok Utara yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Ia menekankan agar BWI Lombok Utara memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dan instansi terkait untuk memperkuat pemahaman tentang wakaf sebagai instrumen sosial ekonomi.

Sebagai penutup, acara pengukuhan ini diisi dengan doa bersama demi kelancaran tugas dan tanggung jawab yang akan dijalankan pengurus baru BWI Lombok Utara dalam periode mendatang.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *