Dampak Musim Kemarau, PDAM Tiara Salurkan 400 Tangki Air Bersih kepada Masyarakat

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Musim kemarau yang melanda wilayah Lombok Tengah membawa dampak signifikan bagi ketersediaan air bersih. Menyikapi kondisi ini, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tiara Lombok Tengah terus berupaya membantu masyarakat dengan menyalurkan air bersih. Hingga saat ini, sudah 400 tangki air bersih didistribusikan kepada warga yang terdampak kekeringan, baik yang merupakan pelanggan PDAM maupun masyarakat umum.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tiara Lombok Tengah, Bambang Supratomo, menjelaskan bahwa penyaluran air bersih ini dilakukan sebagai upaya untuk meringankan beban masyarakat yang mengalami kekurangan air akibat musim kemarau. “Kami memahami bahwa musim kemarau ini telah menyebabkan banyak daerah mengalami kesulitan air bersih. Karena itu, PDAM Tiara secara rutin menyalurkan air bersih kepada warga,” ungkap Bambang, Senin (14/10).

banner 325x300

Bambang menambahkan, program ini tidak hanya diperuntukkan bagi pelanggan PDAM, tetapi juga masyarakat umum yang mengalami kesulitan air bersih. “Kami ingin memastikan bahwa tidak ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan air, terutama di tengah musim kemarau yang cukup panjang ini. Jika ada permintaan, kami siap mendistribusikan air bersih,” jelasnya.

Sejak beberapa bulan terakhir, wilayah Lombok Tengah mengalami penurunan debit air di beberapa sumber utama yang memasok air untuk PDAM. Hal ini berdampak pada pelayanan air bersih bagi pelanggan. PBB

“Kami memahami bahwa pelayanan kami mungkin tidak maksimal di tengah kondisi ini, namun sebagai bentuk kompensasi, kami aktif menyalurkan air bersih kepada pelanggan yang terdampak. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk tetap melayani masyarakat,” kata Bambang.

Selain program penyaluran air bersih, PDAM Tiara juga memberikan kebijakan khusus berupa penggratisan pembayaran air untuk tempat-tempat ibadah selama musim kemarau ini. Lebih dari 440 sarana ibadah, termasuk masjid, musala, pura, dan gereja, telah mendapatkan manfaat dari program ini sejak Agustus lalu.

“Kami memberikan air gratis untuk sarana ibadah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Program ini akan berlangsung hingga akhir tahun 2024 dan kemungkinan besar akan kami lanjutkan dengan skema berbeda di tahun mendatang,” ujar Bambang.

Masyarakat menyambut positif langkah yang diambil oleh PDAM Tiara. Salah satu warga Desa Penujak, Hartono, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan air bersih yang diterima. “Musim kemarau ini sangat sulit, sumur kami mulai kering. Alhamdulillah, dengan adanya bantuan air bersih dari PDAM, kebutuhan air kami bisa terpenuhi meskipun tidak setiap hari,” ujarnya.

Ke depannya, PDAM Tiara akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan distribusi air bersih berjalan lancar dan merata. Bambang berharap, musim kemarau segera berakhir agar pelayanan air bersih bisa kembali normal. Namun, selama kondisi kekeringan masih berlangsung, PDAM Tiara akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Lombok Tengah.

Dengan distribusi 400 tangki air bersih yang telah dilakukan, PDAM Tiara membuktikan komitmennya untuk berada di garis terdepan dalam membantu masyarakat menghadapi tantangan air bersih di musim kemarau ini.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *