Tanjungtv.com — Isu dugaan pembegalan yang ramai beredar di media sosial terkait kawasan Pantai Pandanan, Desa Malaka, dipastikan belum memiliki dasar fakta yang jelas. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum yang menyimpulkan terjadinya aksi kriminal sebagaimana narasi yang berkembang di ruang publik.
Sejumlah tokoh masyarakat dan pelaku pariwisata setempat menegaskan bahwa kondisi keamanan di wilayah Pandanan masih dalam keadaan aman dan kondusif. Aktivitas warga berjalan normal, sementara kunjungan ke kawasan pantai tetap berlangsung tanpa gangguan berarti.
Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pandanan Malaka menyayangkan munculnya informasi yang dinilai menggiring opini publik ke arah pembegalan tanpa disertai bukti atau klarifikasi resmi. Menurut mereka, penyebaran narasi yang tidak terverifikasi berpotensi memicu keresahan sosial serta berdampak negatif terhadap citra Pandanan sebagai destinasi wisata.
Ketua Pokdarwis Pandanan Malaka, Abed Aljabiri Adnan, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada penetapan peristiwa tersebut sebagai tindak pembegalan oleh pihak berwenang.
“Sampai hari ini tidak ada keterangan resmi yang menyebut kejadian itu sebagai pembegalan. Menggiring opini tanpa dasar justru merugikan masyarakat dan bisa mencederai nama baik daerah,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, tidak mudah terpancing isu, serta menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian.
Senada dengan itu, warga diminta tetap menjaga ketenangan dan kondusivitas wilayah, mengingat keamanan dan kenyamanan kawasan wisata merupakan tanggung jawab bersama.
Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang sekaligus menegaskan bahwa hingga saat ini isu pembegalan di Pantai Pandanan belum terbukti, sementara situasi keamanan wilayah tetap terjaga.















