Jadwal Debat Kedua Calon Bupati dan Wakil Bupati KLU Diundur, Pertarungan Gagasan Bakal Memanas!

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – KPU Kabupaten Lombok Utara (KLU) membuat keputusan penting dengan mengubah jadwal debat kedua calon bupati dan wakil bupati yang semula direncanakan pada 9 November, menjadi 13 November. Langkah ini diumumkan langsung oleh Ketua KPU KLU, Nizamudin, dengan menyebut bahwa perubahan tersebut telah melalui kesepakatan bersama para LO (Liaison Officer) dari setiap pasangan calon. “Ini sudah menjadi kesepakatan bersama dengan para LO masing-masing paslon,” ujar Nizamudin.

Nizam menjelaskan bahwa penundaan ini dilandasi oleh berbagai pertimbangan penting dari KPU KLU, termasuk padatnya agenda mereka yang mengharuskan penjadwalan ulang. Salah satu agenda utama KPU adalah pelantikan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang berlangsung di seluruh wilayah Lombok Utara. “Komisioner kami juga harus berangkat ke provinsi dan mengikuti beberapa bimbingan teknis, jadi jadwal kami sangat padat,” jelas Nizamudin. “Dengan penundaan ini, kami bisa mempersiapkan pelantikan KPPS se-Lombok Utara secara maksimal.”

banner 325x300

Debat kedua yang rencananya akan berlangsung di halaman Kantor KPU KLU kini dipastikan akan tetap digelar di Medana By Marina Hotel, sama seperti debat perdana pada 30 September lalu. Pertimbangan cuaca yang tidak menentu, terutama hujan pada malam hari, menjadi alasan utama pemindahan lokasi ini. “Kami tidak ingin risiko hujan merusak jalannya debat. Lebih baik kami memilih lokasi yang lebih aman dan terjamin kenyamanannya,” tambahnya.

Dalam teknis pelaksanaan, Nizamudin memastikan bahwa format debat akan tetap serupa dengan debat perdana, dengan setiap pasangan calon (paslon) dibatasi untuk membawa sekitar 30-35 pendukung. “Kami sepakat jumlahnya sama seperti debat pertama. Pendukung yang di luar maupun di dalam harus tetap menjaga suasana kondusif,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua Bawaslu KLU, Deni Hartawan, mengungkapkan harapannya agar debat kedua ini berjalan lebih tertib dan terorganisir. Ia menyoroti beberapa evaluasi dari debat pertama yang bisa dijadikan acuan untuk memperbaiki jalannya debat kedua. “Kita ingin debat ini aman, tertib, lancar, dan tentunya kondusif,” tutur Deni. Ia juga menegaskan bahwa Bawaslu akan melakukan pengawasan ketat, terutama terkait kehadiran pihak-pihak yang dilarang hadir, seperti ASN dan kepala desa. “Ini perhatian khusus kami. Kami akan melakukan pengawasan intensif, seperti pada debat pertama lalu,” tandasnya.

Dengan debat kedua yang semakin mendekat, para pendukung dan masyarakat Lombok Utara tampaknya akan kembali disuguhkan dengan pertarungan gagasan yang semakin memanas. Kesempatan ini tidak hanya untuk menunjukkan visi dan misi setiap paslon, tetapi juga menjadi ajang penggalangan dukungan publik yang semakin menentukan. Masyarakat berharap debat ini dapat menginspirasi keputusan mereka dalam menentukan pilihan terbaik untuk masa depan Lombok Utara.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *