Tanjungtv.com – Masyarakat NTB kini dihadapkan pada ancaman yang semakin kompleks dari investasi bodong dan judi online yang menargetkan berbagai kalangan, mulai dari pegawai negeri, ibu rumah tangga, hingga pelajar. Dalam beberapa tahun terakhir, kasus investasi bodong di NTB menunjukkan peningkatan yang signifikan, menjadi ancaman nyata bagi stabilitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat. Iming-iming keuntungan tinggi dalam waktu singkat menarik banyak warga, yang pada akhirnya hanya membawa kerugian besar.
Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB, pada tahun 2021 teridentifikasi sebanyak 14 entitas yang melakukan praktik investasi ilegal di provinsi ini. Setahun kemudian, kasus ibu muda berusia 22 tahun di Dompu yang menjalankan investasi bodong berkedok arisan mencuat. Kasus tersebut merugikan 11 orang dengan total kerugian hingga ratusan juta rupiah. Tahun 2024, ancaman ini berlanjut dengan munculnya skema baru, “MSL Influence Impact”, yang memerangkap warga Lombok Timur dalam kerugian finansial yang tidak sedikit.
Ironisnya, judi online kini menjadi fenomena yang sama-sama mengkhawatirkan. Berdasarkan laporan PPATK, 2,7 juta orang di Indonesia terlibat dalam judi online, dan mayoritas korbannya adalah ibu rumah tangga dan pelajar. Persebaran judi ini bahkan meluas hingga desa-desa terpencil di NTB. Jika masalah ini tidak segera diatasi, dampaknya akan semakin menggerogoti ekonomi masyarakat dan merusak generasi muda.
Skema investasi bodong biasanya menggunakan taktik Ponzi, sebuah modus penipuan di mana keuntungan untuk investor lama berasal dari dana investor baru, bukan dari keuntungan investasi riil. Menurut OJK, skema Ponzi mudah dikenali karena janji keuntungan tinggi tanpa risiko dalam waktu singkat. Para korban sering kali diiming-imingi bunga lebih tinggi ketika hendak menarik dana, sementara pelaku memanfaatkan figur publik untuk meningkatkan kredibilitas palsu dari investasi bodong ini.
Untuk menghadapi ancaman ini, OJK NTB telah mengadakan pelatihan literasi keuangan bagi pejabat pengelola informasi dan dokumentasi di lingkungan Pemprov NTB. Sementara itu, Gubernur NTB melalui surat edaran melarang ASN dan masyarakat umum terlibat dalam judi online, termasuk slot dan jenis lainnya. Selain itu, Bank NTB Syariah juga aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya investasi bodong dan pinjaman online ilegal, mengingatkan mereka akan ancaman hukuman bagi para pelakunya.
Kejahatan ini mengingatkan pentingnya kesadaran finansial yang lebih mendalam. Pengetahuan yang baik dalam dunia investasi perlu diiringi dengan keimanan dan kendali diri agar masyarakat tidak mudah terjerumus dalam jebakan manis yang tampak menggiurkan, tetapi berisiko besar. Semakin tinggi potensi keuntungan, semakin besar pula risikonya. Dalam hal ini, kewaspadaan adalah kunci utama untuk menjaga keamanan finansial keluarga dan masyarakat NTB dari ancaman investasi ilegal yang terus membayangi.















