Ketua DPRD, Deklarasi Peradaban Kurma Dunia Jadi Momentum Identitas Baru Lombok Utara

banner 120x600
banner 468x60

TANJUNGTV.COM – Suasana Lapangan Tioq Tata Tunaq, Tanjung, Jumat (20/02/2026), tampak berbeda dari biasanya. para peserta mendatangi lokasi dalam momentum Deklarasi Peradaban Kurma Dunia yang dihadiri langsung Ketua DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU) Agus Jasmani, S.IP, bersama Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul, SH, MH dan Wakil Bupati serta unsur Forkopimda.

Dalam kegiatan yang juga dihadiri TNI, Polri, Kepala BRIDA NTB, Kementerian Agama KLU, hingga seluruh kepala OPD dan TAPD se-Kabupaten Lombok Utara tersebut, Ketua DPRD KLU Agus Jasmani menjadi salah satu figur yang menekankan pentingnya makna strategis deklarasi ini bagi masa depan daerah.

banner 325x300

Agus Jasmani menilai, Deklarasi Peradaban Kurma Dunia bukan sekadar seremoni, melainkan langkah simbolik yang memiliki nilai peradaban, ekonomi, dan spiritual bagi masyarakat Lombok Utara. Ia menegaskan bahwa momentum ini harus dimaknai sebagai gerakan jangka panjang, bukan hanya agenda seremonial tahunan.

Menurutnya, kurma sebagai simbol peradaban memiliki filosofi kuat tentang ketahanan, keberkahan, dan keberlanjutan, yang sangat relevan dengan visi pembangunan Lombok Utara ke depan. Ia menyebut, daerah dengan identitas kuat akan lebih mudah menarik perhatian nasional maupun internasional.

Dalam pandangannya, keterlibatan seluruh unsur pemerintahan mulai dari OPD, TAPD, hingga lembaga vertikal menunjukkan bahwa deklarasi ini memiliki dukungan kelembagaan yang serius. Hal ini juga mencerminkan adanya komitmen lintas sektor untuk mendorong program yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Agus Jasmani juga menyoroti pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mengawal program-program berbasis peradaban dan ekonomi keumatan. Ia menyatakan DPRD KLU siap memberikan dukungan kebijakan sepanjang program tersebut memiliki arah pembangunan yang jelas dan berkelanjutan.

Di hadapan para tamu undangan, ia menegaskan bahwa Lombok Utara memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan kurma berbasis riset, mengingat hadirnya BRIDA NTB dan dukungan akademik serta kelembagaan yang kuat dalam kegiatan tersebut.

Selain itu, Ketua DPRD KLU melihat kegiatan ini sebagai ruang diplomasi budaya yang mampu mengangkat citra daerah di tingkat global. Dengan konsep peradaban kurma dunia, Lombok Utara dinilai sedang membangun positioning baru sebagai daerah yang tidak hanya fokus pada pariwisata, tetapi juga pada identitas peradaban berbasis nilai religius dan ekonomi produktif.

Ia juga mengapresiasi kehadiran unsur TNI dan Polri yang turut menjaga kelancaran kegiatan, sehingga acara berlangsung tertib dan khidmat. Kehadiran lintas institusi ini dinilai mencerminkan soliditas daerah dalam menyukseskan agenda strategis.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa deklarasi ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem peradaban yang berakar pada nilai keislaman, ekonomi umat, dan kemandirian daerah.

Dengan terselenggaranya Deklarasi Peradaban Kurma Dunia di Tanjung, Agus Jasmani berharap kegiatan ini tidak berhenti pada simbol deklaratif, tetapi dapat ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata yang memberikan dampak ekonomi, sosial, dan spiritual bagi masyarakat Lombok Utara secara berkelanjutan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *