Tanjungtv.com — Pemerintah Kabupaten Lombok Utara kembali menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih profesional dan terukur. Hal itu tampak saat Asisten III Setda KLU, Ir. Wahyu Dermawan, bersama Ahmad Fahmi Raharja, SH., LL.M.m, membuka kegiatan Sosialisasi Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlangsung di Aula Kantor Bupati, Jum’at 5 Desember 2025.
Tidak sekadar agenda rutin, kegiatan ini disebut sebagai langkah krusial untuk memperkuat fondasi reformasi birokrasi di KLU. Pemerintah daerah menilai bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik hanya dapat dicapai jika setiap perangkat daerah memiliki pedoman kerja yang jelas, standar yang seragam, serta alur layanan yang mudah dipertanggungjawabkan.
“SOP adalah jantung dari proses birokrasi,” tegas Asisten III dalam sambutannya. Ia mengingatkan bahwa tanpa SOP yang kuat dan realistis, berbagai sektor pelayanan publik akan berjalan tanpa arah, berisiko lamban, dan sulit dikontrol. Karena itu, penyusunannya harus dilakukan secara teliti, adaptif dengan kondisi lapangan, dan tidak sekadar menggugurkan kewajiban administrasi.
Melalui kegiatan ini, para peserta yang berasal dari seluruh perangkat daerah mendapatkan materi komprehensif dari tim penyusun dan analis kebijakan. Mulai dari teknik pemetaan alur kerja, metode merumuskan SOP yang efektif, mekanisme evaluasi berkala, hingga cara menyesuaikan SOP dengan regulasi nasional terbaru.
Asisten III juga menekankan bahwa tantangan terberat bukan hanya menyusun, tetapi memastikan SOP benar-benar digunakan sebagai pedoman kerja sehari-hari. “SOP tidak boleh berhenti menjadi dokumen di rak kantor. Ia harus hidup dalam pelayanan kita,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, Pemkab Lombok Utara berharap lahirnya standar kerja yang seragam, lebih transparan, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik di seluruh lini. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari dorongan percepatan reformasi birokrasi agar KLU mampu menghadirkan pemerintahan yang modern, responsif, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.















