Konsolidasi Total PAN NTB: SK Turun, Mesin Politik Langsung Dipanaskan Menuju 2029

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Penyerahan Surat Keputusan (SK) DPP kepada 10 DPD kabupaten/kota se-NTB menjadi titik awal konsolidasi besar-besaran yang digerakkan Partai Amanat Nasional di daerah. Momentum ini dimanfaatkan untuk langsung memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029.

SK tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPW PAN NTB, Lalu Ahmad Zaini, secara serentak di Prime Park Hotel Mataram, Sabtu (21/2). Dari 10 DPD, hanya Kabupaten Sumbawa yang belum menerima SK.

banner 325x300

“Dari 10 DPD tinggal Kabupaten Sumbawa yang belum diserahkan SK-nya,” ujar Lalu Ahmad Zaini, yang akrab disapa LAZ.

Dari sembilan SK yang telah diterbitkan, tiga ketua DPD masih dipimpin wajah lama. Di Kota Bima, kepemimpinan tetap dipegang Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan. Kabupaten Sumbawa Barat masih dinakhodai Muhammad Nasir, dan Lombok Barat tetap dipimpin Adnan.

Sementara enam daerah lainnya diisi figur baru. Kota Mataram kini dipimpin Dwi Jaya Saputra menggantikan Saleh Basyir. Lombok Tengah dipimpin Saiful Muslim, Lombok Timur diketuai Wakil Bupati Lotim M. Edwin Hadiwijaya, Lombok Utara oleh Arsan, Dompu oleh Suharlin, dan Kabupaten Bima dinakhodai Muhammad Aditya Ardin.

Menurut LAZ, penetapan ketua DPD merupakan hak prerogatif Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan. “Kita di daerah hanya memilih tim formatur. Penetapan akhir ada di Ketua Umum,” jelasnya

Bendahara DPW PAN NTB, Hasbullah Muis Konco, menegaskan bahwa setelah SK turun, seluruh DPD diminta langsung bergerak cepat. Konsolidasi harus menyentuh hingga tingkat desa, dusun, bahkan ranting.

Instruksi DPP jelas: bentuk jaringan relawan hingga tingkat TPS dalam waktu tiga bulan. Kerja politik tak boleh lagi sebatas wacana.

“Ketum minta langsung action. Bukan lagi diskusi ini itu. Termasuk mencari figur tokoh yang bisa membesarkan PAN di daerah,” tegas Konco.

DPW PAN NTB pun memasang target ambisius. Di Lombok Barat, PAN membidik kursi Ketua DPRD pada Pileg 2029. Dengan posisi LAZ sebagai Ketua DPW sekaligus Bupati Lobar, mereka optimistis terjadi peningkatan signifikan.

Target serupa dipasang di Lombok Timur. Setelah saat ini meraih kursi Wakil Ketua I DPRD Lotim, PAN membidik posisi Ketua DPRD pada 2029. Kota Bima juga diproyeksikan menjadi lumbung suara, memanfaatkan eksistensi Feri Sofiyan.

PAN Kota Mataram Tancap Gas

Di Kota Mataram, Dwi Jaya Saputra resmi memimpin DPD PAN periode 2025–2030. Ia didampingi Ahmad Azhari Gufron sebagai sekretaris dan Muhibbit sebagai bendahara.

Dwi menegaskan komitmennya menjalankan perintah satu komando dari Ketua Umum melalui DPW PAN NTB. Fokus utama adalah konsolidasi organisasi dan penguatan struktur hingga tingkat paling bawah.

“Setelah penyerahan SK ini kami akan fokus memperkuat basis dukungan dan meningkatkan peran PAN di tengah masyarakat Kota Mataram,” ujarnya.

Dengan struktur baru yang telah resmi terbentuk, PAN NTB kini tak lagi berbicara soal pembenahan internal. Partai berlambang matahari itu mulai memosisikan diri dalam mode tempur politik, mengincar lonjakan kursi legislatif dan kursi pimpinan DPRD di sejumlah daerah strategis pada Pemilu 2029 mendatang.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *