Tanjungtv.com – Lalu Muhammad Zohri, sang pelari cepat kebanggaan Indonesia dari Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali harus menelan pil pahit di ajang bergengsi Asian Athletics Championships 2025 di Korea Selatan. Setelah menunjukkan performa gemilang di babak kualifikasi 100 meter putra dengan catatan waktu 10.54 detik, nasib malang menghampiri Zohri. Cedera yang datang tiba-tiba memaksanya mundur dari babak final, meninggalkan duka bagi para penggemarnya.
Meski gagal melanjutkan perlombaan, perjuangan Zohri di lintasan tetap memukau. Di heat 2, ia finis di posisi keempat, di bawah atlet Sri Lanka, Hongkong, dan Kazakhstan. Namun, semangatnya tak pernah pudar. Ini bukan pertama kalinya Zohri berhadapan dengan cedera di momen krusial. Sebelumnya, di Olimpiade Paris 2024, masalah fisik juga sempat menghambat langkahnya. Kini, di usia 25 tahun, pertanyaan besar menggantung: akankah ia kembali bangkit lebih kuat?
Sementara itu, tim Indonesia tetap menunjukkan taringnya di berbagai nomor. Adith Rico Pradana, yang berlari di heat 4, gagal melaju ke final dengan catatan 10.81 detik. Namun, bukan berarti perjuangan merah putih berhenti di situ. Estafet 4×100 meter masih diisi oleh deretan sprinter tangguh seperti Sudirman Hadi, Adith Rico Pradana, Fatah Sidik, Bayu Kertanegara, dan Wahyu Setiawan. Mereka siap memberikan yang terbaik untuk Indonesia.
Di nomor lari lain, Wahyudi Putra siap menggebrak di 800 meter dan 1.500 meter, sementara Robi Syanturi dan Odekta Elvina Naibaho akan memacu adrenalin di 10.000 meter. Dina Aulia, sang sprinter putri, juga tak mau kalah dengan berlari di nomor 100 meter gawang. Pandu Sukarya akan menghadapi tantangan di 3.000 meter halang rintang, sementara para pejalan cepat seperti Hendro Yap, Halida Ulfah, dan Violine Intan siap memecahkan rekor di kategori 20 km.
Tak ketinggalan, atlet nomor lapangan juga siap bersaing. Idan Fauzan, Diva Renatta, dan Maria A. Melabessy akan melompat tinggi di kategori lompat galah. Abdul Hafiz siap melemparkan harapan lewat lempar lembing, sementara Eki Febri Ekawati dan Vinsensia Awutet akan memperkuat nomor tolak peluru dan lompat jauh putri.
Asian Athletics Championships 2025 menjadi bukti bahwa Indonesia tak pernah kehabisan pejuang. Meski Zohri harus terhenti, semangat tim merah putih terus menyala. Mereka berlari, melompat, dan melempar bukan hanya untuk diri sendiri, tapi untuk seluruh bangsa. Satu hal yang pasti: Indonesia tetap bergerak, tak peduli rintangan yang menghadang.















